KABAR ACEH | Bireuen- Musibah bencana alam yang melanda sejumlah wilayah di Aceh dan Sumatera perlahan mulai menunjukkan tanda-tanda pemulihan. Namun di balik proses pemulihan tersebut, masih banyak warga yang harus bertahan dalam keterbatasan. Hingga kini, korban banjir dan tanah longsor masih hidup di pengungsian, menempati tenda-tenda darurat, meunasah (surau), hingga pesantren.
Kondisi ini juga dirasakan masyarakat di Kecamatan Bintang, Kabupaten Aceh Tengah. Puluhan kepala keluarga dengan ratusan jiwa korban banjir dan tanah longsor di dataran tinggi Gayo masih bertahan di pengungsian, menanti kepastian dan bantuan berkelanjutan untuk melanjutkan kehidupan mereka.
Sebagai wujud kepedulian terhadap para korban, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) bersama HRD Peduli kembali menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada masyarakat terdampak bencana di Aceh Tengah. Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban para pengungsi yang hingga kini masih bertahan di tempat pengungsian.
Berbagai kebutuhan pokok disalurkan, mulai dari sembako seperti beras, mi instan, air mineral, telur, roti, makanan ringan, pakaian, Al-Qur'an, hingga baju baru. Bantuan ini diserahkan langsung kepada para korban banjir dan tanah longsor yang mengungsi di Komplek Pesantren (Dayah) Mi'yarul Ulum Al-Aziziyah, Kecamatan Bintang, Aceh Tengah, Rabu (29/1/2026).
Penyaluran bantuan tersebut dilakukan langsung oleh Tim Relawan PKB dan HRD Peduli yang dipimpin Hj Faridah Adam, anggota Forum Silaturrahmi Istri (FSI) Anggota DPR RI Fraksi PKB, sekaligus istri dari H Ruslan Daud (HRD), anggota Komisi V DPR RI dari Fraksi PKB.
Aksi kemanusiaan ini menjadi bukti nyata komitmen PKB dan HRD Peduli untuk terus hadir dan berbagi dengan masyarakat yang terdampak bencana alam, khususnya di wilayah Aceh dan Sumatera. Bencana banjir dan tanah longsor tidak hanya meninggalkan kerusakan infrastruktur, tetapi juga mengancam keselamatan serta kesejahteraan masyarakat dalam jangka panjang.
Dalam situasi sulit tersebut, kepedulian dan solidaritas berbagai pihak, termasuk PKB dan HRD Peduli, masih sangat dibutuhkan oleh para korban bencana.
"Alhamdulillah, kami sangat berterima kasih kepada PKB dan HRD Peduli atas bantuan yang telah diantar langsung kepada para korban yang masih mengungsi di komplek pesantren ini," ujar Tgk Sahrika, pimpinan Pesantren Mi'yarul Ulum Al-Aziziyah, Kecamatan Bintang.
Ungkapan syukur serupa juga disampaikan para pengungsi lainnya. Mereka mengaku bantuan tersebut sangat membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari selama masih harus bertahan di pengungsian. [SR81]