Notification

×

Iklan

GA Adsense

Dinas Sosial Bireuen Sambut Pejuang Muda Utusan Kemendikbud dan Kemensos

28 Okt 2021 | 19.03 WIB Last Updated 2021-11-03T03:29:13Z
Para Pejuang Muda Utusan Kemendikbud dan Kemensos, mahasiwa dari berbagai Universitas di Indonesia saat disambut Kadinsos Bireuen Bob Mizwar, S.STP M.Si di Kantor dinas setempat, Kamis (28/10/2021)

KABAR ACEH | Bireuen- Kepala Dinas Sosial Kabupaten Bireuen Bob Mizwar, S.STP, M.Si, bertempat di kantornya menerima mahasiswa/mahasiswi yang ditugaskan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dan Kementerian Sosial sebagai motor penggerak program pejuang muda, bertepatan pada hari Sumpah Pemuda, Kamis (28/10/2021).

Pejuang Muda merupakan laboratorium sosial bagi para mahasiswa mengaplikasikan ilmu dan pengetahuannya untuk memberi dampak sosial secara konkret. Melalui Program setara 20 SKS ini, mahasiswa akan ditantang untuk belajar dari warga sekaligus berkolaborasi dengan Pemerintah Daerah, pemuka masyarakat, tokoh agama setempat serta seluruh stakeholder penggerak sosial di daerah

Ruang Lingkup kerja mahasiswa dalam Pejuang Muda, yaitu mahasiswa turun langsung ke daerah yang membutuhkan bantuan dan mahasiswa akan berkolaborasi (magang) di Kementerian Sosial untuk mendukung program-programnya

Bersama Kementerian Sosial, mahasiswa akan merancang dan mengeksekusi program sosial yang relevan untuk daerah tersebut juga akan merancang digital campaign untuk mendukung program sosial yang dijalankan

"Program ini nantinya memiliki fokus social entrepreneurship (kewirausahaan sosial). Mahasiswa diberikan kesempatan mencari pengalaman di lapangan secara langsung ke daerah prioritas yaitu daerah pascabencana, daerah kantong-kantong kemiskinan, daerah Komunitas Adat Terpencil (KAT) di seluruh nusantara," ujar Bob Mizwar.

Dalam program ini, mahasiswa berperan sebagai agen perubahan sosial, melalui kegiatan pemetaan masalah, identifikasi alternatif solusi, formulasi solusi terbaik, perencanaan sumber daya dan capaian, pengerahan peran serta elemen masyarakat, implementasi dan pelaporan serta pengukuran dampak.

"Mahasiswa juga bisa mengikuti kategori program sesuai jurusan atau isu yang menarik baginya antara lain isu Pengembangan Program Bantuan Sosial, Pemberdayaan Fakir Miskin dan Lansia, Pola Hidup Sehat dan Kesehatan Lingkungan, dan Fasilitas untuk Kepentingan Umum," tambahnya.

Kadis Sosial Bob Mizwar, mengharapkan agar kehadiran Pejuang Muda di tengah masyarakat Kabupaten Bireuen dapat memberikan warna baru dalam kontek penanganan pelayanan kesejahteraan sosial sekaligus dapat membantu pemerintah melalui peran, karya dan semangat juangnya sehingga meningkatkan rasa peduli untuk sesama dan berbhakti untuk negeri, khususnya melalui program sosial kemasyarakatan

"Agar dalam masa pelaksanaan program pejuang muda ini, para mahasiswa ini dapat melakukan transfer knowledge khususnya dalam konteks pembangunan sosial sekaligus dapat menjunjung nilai nilai kearifan lokal setempat didalam pelaksanaan kegiatan mulai Oktober hingga Desember 2021," pungkas Bob Mizwar. 

Adapun sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam pejuang muda berasal dari berbagai universitas di Indonesia, diantaranya, Aulia Rahmat, Eva Anjela BR Tambunan dan M.Ikhsan dan Riski Maulana dari Universitas Malikussaleh, Hema Puteri Kusuma Wardani dari Universitas Negeri Jakarta, Richard Al Khalik dari Universitas Syiah Kuala, 

Selain itu, Haris Suwanda dari Universitas Sumatera Utara, Riris Toma Ito Sagala dari Universitas Sari Mutiara Indonesia, Risna Yunita Simarmata dan Riski Ananda Hasibuan dari Universitas Negeri Medan, Adis Nura Putri dari Universitas Brawijaya. [SR]
×
Berita Terbaru Update