SWIPE UP TO READ
BREAKING NEWS
  • KABAR 24
  • _Hukum
  • _Politik
  • _Parlementaria
  • _Internasional
  • _Nasional
  • _Ekbis
  • _Metropolitan
  • _Sport
  • _Pemerintah Aceh
  • _Index
  • KABAR Layanan Publik
  • _Info Publik
  • _Pelayanan Publik
  • _Pengumuman Resmi
  • KABAR Redaksi
  • _Redaksi
  • _Siber
  • _Kode Etik
  • _Iklan
  • INAPROC Katalog
  • _INAPROC Katalog Pariwara
  • _INAPROC Katalog Banner
  • _INAPROC Katalog Elektronik Iklan Online
Kabar Aceh

BARBEQUE

  • Home
  • Aceh
  • Ekbis
  • Hukum
  • Inforial
  • Nasional
  • Parlementaria
  • Politik
  • Beranda
  • Aceh Timur

Santri Aceh Timur dan Doa di Bawah Langit Merah Putih

  • Lebih kecil
  • Bawaan
  • Lebih besar
Bagikan:

Bupati Iskandar memimpin peringatan Hari Santri Nasional ke-10. Semangat kaum sarung yang tak lekang oleh zaman.


ACEH TIMUR - Pagi itu, Rabu 22 Oktober 2025, lapangan upacara Pemerintah Kabupaten Aceh Timur berubah menjadi lautan putih. Ratusan santri dari berbagai dayah dan pesantren berdiri berbaris rapi, sarung berkibar tertiup angin, peci hitam tampak seragam di bawah matahari yang pelan menanjak.

Di tengah barisan, Bupati Aceh Timur, Iskandar Usman Al-Farlaky, berdiri tegap memimpin upacara. Dengan suara tenang namun tegas, ia menyampaikan pesan yang lebih dari sekadar seremoni tahunan. "Santri adalah benteng moral dan penjaga peradaban bangsa," ucapnya.

Tema "Mengawal Indonesia Merdeka Menuju Peradaban Dunia" yang diusung tahun ini, terasa menemukan maknanya di lapangan itu. Bagi Iskandar, peran santri tak berhenti di kitab kuning dan surau, tapi juga pada kemampuan mereka menavigasi zaman, dari perjuangan kemerdekaan hingga era digital.

Deretan pejabat pemerintah daerah dan pimpinan Kantor Kementerian Agama turut hadir. Tapi sorotan hari itu tetap pada para santri, wajah-wajah muda yang menyimpan semangat lama, belajar, berkhidmat, dan berjuang dengan ilmu.

Upacara berlangsung khidmat. Suara lantunan doa menutup rangkaian kegiatan, menggema di antara kibaran bendera merah putih. Di tengah suasana itu, aroma tanah Aceh dan kain sarung seakan menyatu, menghadirkan kesadaran bahwa pesantren masih menjadi salah satu tiang teguh yang menyangga keindonesiaan. []
Tag:
  • Aceh Timur
Bagikan:
Berita Terkait
  • Santri Aceh Timur dan Doa di Bawah Langit Merah Putih
  • Santri Aceh Timur dan Doa di Bawah Langit Merah Putih
  • Santri Aceh Timur dan Doa di Bawah Langit Merah Putih
  • Santri Aceh Timur dan Doa di Bawah Langit Merah Putih
  • Santri Aceh Timur dan Doa di Bawah Langit Merah Putih
  • Santri Aceh Timur dan Doa di Bawah Langit Merah Putih
Berita Terbaru
  • Santri Aceh Timur dan Doa di Bawah Langit Merah Putih
  • Santri Aceh Timur dan Doa di Bawah Langit Merah Putih
  • Santri Aceh Timur dan Doa di Bawah Langit Merah Putih
  • Santri Aceh Timur dan Doa di Bawah Langit Merah Putih
  • Santri Aceh Timur dan Doa di Bawah Langit Merah Putih
  • Santri Aceh Timur dan Doa di Bawah Langit Merah Putih
Tampilkan lebih banyak
×
❤️

Traktir Kopi

Dukung Kabar Aceh • QRIS All Payment


Scan QRIS di bawah ini untuk berdonasi:

QRIS Donasi

🔒 Aman & Terenkripsi via QRIS


Designed by Kabar Aceh
Terpopuler
  • Bukan Sekadar Bersih, SMKN 1 Gandapura Sabet Juara I UKS Bireuen 2026

  • Polres Bireuen Ringkus Pelajar Bolos Sekolah, Wujud Respon Aduan Masyarakat Lewat Layanan 110

  • Karya Siswa SMKN 1 Gandapura Jadi Sorotan di Pameran UMKM HUT ke-27 Bireuen

  • Wabup Bireuen Razuardi Buka Rangkaian HUT ke- 27, Lestarikan Budaya dan Jaga Persaudaraan

  • Kapolres Bireuen Bawa Kue Ultah ke Batalyon 113 JS, Ucapkan Selamat HUT TNI ke- 81

KABAR Sponsor
Artikel Lainnya
Kabar Aceh
Kabar Aceh adalah situs web Berita, dan hiburan Anda. Kami memberi Anda berita dan informasi terbaru langsung Aceh.

Contact us: kabaracehsukses@gmail.com
  • Redaksi
  • Siber
  • Iklan/Advertorial
  • Kode Etik
  • Sitemap
  • Karir
  • About Us
Copyright © 2019 - , Kabar Aceh. All right reserved
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp kabaraceh.co