SWIPE UP TO READ
BREAKING NEWS
  • KABAR 24
  • _Hukum
  • _Politik
  • _Parlementaria
  • _Internasional
  • _Nasional
  • _Ekbis
  • _Metropolitan
  • _Sport
  • _Pemerintah Aceh
  • _Index
  • KABAR Layanan Publik
  • _Info Publik
  • _Pelayanan Publik
  • _Pengumuman Resmi
  • KABAR Redaksi
  • _Redaksi
  • _Siber
  • _Kode Etik
  • _Iklan
  • INAPROC Katalog
  • _INAPROC Katalog Pariwara
  • _INAPROC Katalog Banner
  • _INAPROC Katalog Elektronik Iklan Online
Kabar Aceh

BARBEQUE

  • Home
  • Aceh
  • Ekbis
  • Hukum
  • Inforial
  • Nasional
  • Parlementaria
  • Politik
  • Beranda
  • Hukum

Terdakwa Pidana Pemilu Kasus "Cosmos" Dituntut 6 Bulan Penjara

  • Lebih kecil
  • Bawaan
  • Lebih besar
Bagikan:

KABAR ACEH | Bireuen- Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Bireuen membacakan tuntutan terhadap ketiga terdakwa perkara Pidana Pemilu yaitu terdakwa CA, M dan F dilaksanakan di Pengadilan Negeri Bireuen Jalan Medan - Banda Aceh, Geulanggang Baro, Kota Juang Kabupaten Bireuen, Jum'at (23/2/2024).

Adapun isi Tuntutan JPU antara lain,
Terdakwa CA:
1. Menyatakan terdakwa CA terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melanggar Dakwaan Pasal 523 Ayat (1) UU RI No. 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum.
2. Menjatuhkan Pidana Penjara terhadap terdakwa CA selama 6 (enam) bulan dan denda sebesar Rp 20.000.000,- (dua puluh juta rupiah)  subsidair 1 (satu) bulan kurungan.
3. Menyatakan barang bukti berupa :
- 1 (satu) unit rice cooker
dikembalikan kepada penerima.
- 6 (enam) lembar kartu nama caleg
- 1 (satu) buah buku yasin bersampul foto caleg
- 1 (satu) lembar contoh surat suara
- 1 (satu) buah Flashdisk berisikan rekaman video.
Tetap terlampir dalam berkas perkara
4. Biaya perkara sebesar Rp 5.000,- (lima ribu rupiah) dibebankan kepada terdakwa.

Sedangkan Terdakwa M, dituntut:
1. Menyatakan terdakwa M terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melanggar Dakwaan Pasal 523 Ayat (1) UU RI No. 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum.
2. Menjatuhkan pidana Penjara terhadap terdakwa M selama 6 (enam) bulan dan denda sebesar Rp 20.000.000,- (dua puluh juta rupiah) subsidair 1 (satu) bulan kurungan.
3. Menyatakan barang bukti berupa :
- 1 (satu) unit rice cooker.
dikembalikan kepada penerima.
- 1 (satu) lembar kartu nama caleg.
- 1 (satu) buah buku yasin bersampul foto caleg.
Terlampir dalam berkas perkara.
4. Biaya perkara sebesar Rp 5.000,- (lima ribu rupiah) dibebankan kepada terdakwa.

dan Terdakwa F: 
1. Menyatakan terdakwa F terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melanggar Dakwaan Pasal 490 UU RI No. 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum.
2. Menjatuhkan pidana Penjara terhadap terdakwa F selama 6 (enam) bulan dan denda sebesar Rp 10.000.000,- (sepuluh juta) subsidair 1 (satu) bulan kurungan.
3. Menyatakan barang bukti berupa :
- 1 (satu) unit rice cooker
- 6 (enam) lembar kartu nama caleg
- 1 (satu) buah buku yasin bersampul foto caleg
- 1 (satu) lembar contoh surat suara
- 1 (satu) buah Flashdisk berisikan rekaman video.
Dipergunakan dalam perkara terdakwa CA
4. Biaya perkara sebesar Rp 5.000,- (lima ribu rupiah) dibebankan kepada terdakwa.

Terhadap Tuntutan JPU ketiga terdakwa mengajukan Pembelaan (Pledoi).

Perbuatan Terdakwa CA dan F pada tanggal 21 Desember 2023 bertempat di Poskesdes Desa Paya Aboe Kecamatan Peusangan Kabupaten Bireuen dalam kampanye membagikan rice cooker (penanak nasi) disertai dengan stiker caleg dan buku yasin yang bersampulkan foto caleg kepada masyarakat kemudian mengarahkan dan mengajak masyarakat untuk memilih caleg tersebut.

Selanjutnya, perbuatan terdakwa M pada tanggal 21 Desember 2023 bertempat di Rumah Terdakwa yang beralamat di Desa Cot Tufah Kecamatan Gandapura Kabupaten Bireuen dalam kampanye membagikan rice cooker (penanak nasi) disertai dengan stiker caleg dan buku yasin yang bersampulkan foto caleg kepada masyarakat kemudian mengarahkan dan mengajak masyarakat untuk memilih caleg tersebut.

Persidangan selanjutnya ditunda pada hari Senin 26 Februari 2024 dengan agenda pembacaan Pembelaan (Pledoi) dari ketiga terdakwa. [Rel]
Tag:
  • Hukum
Bagikan:
Berita Terkait
  • Terdakwa Pidana Pemilu Kasus "Cosmos" Dituntut 6 Bulan Penjara
  • Terdakwa Pidana Pemilu Kasus "Cosmos" Dituntut 6 Bulan Penjara
  • Terdakwa Pidana Pemilu Kasus "Cosmos" Dituntut 6 Bulan Penjara
  • Terdakwa Pidana Pemilu Kasus "Cosmos" Dituntut 6 Bulan Penjara
  • Terdakwa Pidana Pemilu Kasus "Cosmos" Dituntut 6 Bulan Penjara
  • Terdakwa Pidana Pemilu Kasus "Cosmos" Dituntut 6 Bulan Penjara
Berita Terbaru
  • Terdakwa Pidana Pemilu Kasus "Cosmos" Dituntut 6 Bulan Penjara
  • Terdakwa Pidana Pemilu Kasus "Cosmos" Dituntut 6 Bulan Penjara
  • Terdakwa Pidana Pemilu Kasus "Cosmos" Dituntut 6 Bulan Penjara
  • Terdakwa Pidana Pemilu Kasus "Cosmos" Dituntut 6 Bulan Penjara
  • Terdakwa Pidana Pemilu Kasus "Cosmos" Dituntut 6 Bulan Penjara
  • Terdakwa Pidana Pemilu Kasus "Cosmos" Dituntut 6 Bulan Penjara
Tampilkan lebih banyak
×
❤️

Traktir Kopi

Dukung Kabar Aceh • QRIS All Payment


Scan QRIS di bawah ini untuk berdonasi:

QRIS Donasi

🔒 Aman & Terenkripsi via QRIS






Designed by Kabar Aceh
Terpopuler
  • DPRA dan Gubernur Aceh Sahkan Perubahan APBA 2025 Senilai Rp11,1 Triliun

  • Kapolres Bireuen Narasumber POMABA di UNIKI

  • UKW-PR SPS Aceh I Lahirkan 23 Wartawan Kompeten dari 28 Peserta

  • Kepala SMKN 1 Gandapura Anugerahkan Award Kelas Terbaik 2026, Feri Irawan: Semarakkan Hari Damai Aceh dan HUT ke-81 RI

  • Kapolres Bireuen Hadiri Apel Kebangsaan 2026, Ajak Semua Elemen Kuatkan Persatuan

KABAR Sponsor
Artikel Lainnya
Kabar Aceh
Kabar Aceh adalah situs web Berita, dan hiburan Anda. Kami memberi Anda berita dan informasi terbaru langsung Aceh.

Contact us: kabaracehsukses@gmail.com
  • Redaksi
  • Siber
  • Iklan/Advertorial
  • Kode Etik
  • Sitemap
  • Karir
  • About Us
Copyright © 2019 - , Kabar Aceh. All right reserved
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp kabaraceh.co