Kadin Diminta Bersinergi dengan Masyarakat dan Pemerintah Aceh

BANDA ACEH – Asisten I Pemerintah Aceh M. Jafar mewakili pemerintah Aceh resmi membuka Musyawarah Provinsi (Musprov) Kamar Dagang Dan Industri (Kadin) Aceh di Anjong Mon Mata, Meuligo, Banda Aceh, Senin (28/6/2022) malam.

"Semoga kadin menjadi mitra strategis Pemerintah Aceh dalam meningkat pertumbuhan ekonomi daerah, dan kepada saudagar-saudagar yang belum bergabung bergabunglah ke Kadin," kata Asisten I Pemerintah Aceh M. Jafar dalam sambutanya.

Dia juga menghimbau Kadin Agar agar menguatkan usaha lokal agar bisa bersaing di tingkat global.

"Ada 3 unsur yang harus ditingkatkan Kadin Aceh yaitu penguatan internal, ekternal dan profesional, agar dapat bersinergi dengan masyarakat dan pemerintah Aceh," katanya.

Sementara Ketua panitia Mussprov kadin Muhammad Mada menjelaskan Musprov Kadin Aceh VII ini, sempat tertunda 6 kali sehingga sempat menimbulkan polemik seolah-olah panitia sengaja mengulur waktu.

"Tapi perlu kami sampaikan bahwa penundaan tersebut adalah keputusan dari Kadin Pusat," Jelas Muhammad Mada.

Namun–lanjut M Mada–pada malam ini ketiga calon Kadin Aceh hadir menggunakan baju yang sama.

"Ini menandakan kekompakan kita tetap bersatu untuk memajukan Kadin Aceh kedepan," ujarnya.

Hal itu juga disampaikan Ketua Kadin Indonesia M Arsjad Rasjid bahwa Musprov Kadin Aceh ke VII yang sempat di tunda 6 kali tersebut bukan karena unsur kesengajaan, tetapi memang karena sedang mengahadapi G20, sehingga jadwal tertunda.

"Kami juga pihak Kadin Pusat harus mendapingi presiden indonesia," ujarnya.

Untuk itu–dia berharap Musprov ini harus mengoptimalkan kepentingan saudagar kadin yang tangguh di Aceh, jangan sampai ada dualisme, karena hanya ada satu kadin.

"Musprov ini hanya "Bertanding untuk bersanding,". ujarnya

Musprov Kadin Aceh dijadwal berlangsung selama tiga hari mulai 27 Juni sampai 29 Juni 2022.[]
Postingan Lama
Postingan Lebih Baru