Notification

×

Iklan

GA Adsense

Desa Pantee Lhong Lakukan Disfektan Mandiri Cegah Covid-19

31 Mar 2020 | 20.57 WIB Last Updated 2020-10-04T03:32:56Z

KABAR ACEH | Bireuen- Tim Satuan Tugas Relawan Desa Lawan Convid-19 (RDLC19) dan masyarakat Pantee Lhong melakukan penyemprotan disfektan di lingkungan wilayah Gampong Pantee Lhong Kecamatan Peusangan Kabupaten Bireuen, Selasa (31/3/2020).

Kegiatan tersebut dilakukan secara terstruktur dan terkoordinir, dalam rangka kesiapsiagaan Pemerintah Gampong Pantee Lhong sejak keluarnya Surat Edaran Menteri Desa PDTT Nomor 8 Tahun 2020 tentang Desa Tanggap Convid-19 dan Penegasan Padat Karya Tunai Desa (PKTD).

Keuchiek Gampong Pante Lhong, Murizal, kepada Kabar Aceh, Selasa (31/3/2020), menyebutkan, "Penyemprotan disfektan dimulai sejak pukul 09.00 WIB dengan sasaran penyemprotan berupa fasilitas publik dan rumah-rumah warga yang berada dalam wilayah Gampong Pantee Lhong. Kegiatan ini juga berkoordinasi dan didampingi oleh Babinsa Koramil 06/Peusangan," katanya.

Didukung 25 (dua puluh lima) orang Relawan dan dibantu 8 (delapan) anggota Satgas, kegiatan yang berakhir jelang shalat Zhuhur tersebut berhasil di desinfeksi sebanyak 244 rumah penduduk, 15 Kedai/ Kios, 3 Balai Pengajian, Meunasah, Bale Majelis, Polindes dan PAUD-TK.

"Kita telah membentuk Relawan Desa dan merencanakan kegiatan serta penganggaran untuk tahapan lainnya", jelas Keuchik Murizal juga merangkap Ketua Satgas Covid-19 Desa Pante Lhoong.

Lanjutnya, "Sebelumnya telah dilakukan kegiatan pendataan jumlah warga yang berada dirumah maupun anggota keluarga yang berada diluar Aceh, hingga rekrutmen relawan penyemprotan dengan metode PKTD," 

Masyarakat Gampong Pantee Lhong sangat antusias dan mendukung kegiatan pencegahan ini. Satgas RDLC-19 ini juga melakukan sosialisasi kepada masyarakat terkait bahan yang bisa dijadikan obat desinfektan sehingga bisa dilakukan sendiri untuk kedepannya.

"Tidak ada masyarakat yang menolak kedatangan kami untuk melakukan penyemprotan", kilah Da Mutia saat mengambil konsumsi dan insentif diposko Satgas.

Murizal berharap kepada Pemerintah Daerah dan Pusat untuk dapat segera mencairkan DD dan ADG sebagai dukungan percepatan pencegahan dan penanganan wabah Covid-19.

"Kegiatan tanggap darurat ini menggunakan dana kas bon dulu, saya selaku PKPKD akan menggantinya nanti setelah cairnya DD tahun anggaran 2020", ungkapnya 

Ditempat terpisah, Kordinator Tenaga Ahli P3MD Kabupaten Bireuen, Mukhlis Aminullah, memberi apresiasi kepada Pemerintah Gampong Pantee Lhong.

"Gerak cepat Keuchik Murizal, hendaknya menjadi contoh bagi gampong lainnya untuk segera membentuk Satuan Tugas Relawan Desa Lawan Covid 19 dan melakukan aksi di gampong masing-masing dengan memanfaatkan dana taktis mengingat belum cairnya sebagian besar Dana Desa di Kabupaten Bireuen", katanya. [SR]
×
Berita Terbaru Update