KABAR ACEH | Bireuen– Memperingati Hari Damai Aceh (HDA) ke-21 dan HUT ke-81 Kemerdekaan RI, keluarga besar SMKN 1 Gandapura, Kabupaten Bireuen, menggelar zikir, doa bersama dan tausiah di lapangan upacara sekolah, Jumat (14/8/2026).
Kegiatan yang diikuti dewan guru dan ratusan siswa ini menjadi momentum menanamkan rasa syukur, semangat perdamaian, nasionalisme, serta kesadaran mengisi kemerdekaan melalui pendidikan.
Ketua Panitia HUT ke-81 RI SMKN 1 Gandapura, Nurliana, M.Pd, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian peringatan HUT Kemerdekaan.
“Melalui kegiatan ini, para siswa diharapkan dapat memaknai kemerdekaan secara lebih mendalam, bukan sekadar seremonial,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala SMKN 1 Gandapura, Feri Irawan, S.Si., M.Pd., dalam tausiahnya menegaskan bahwa perjuangan mengisi kemerdekaan masa kini salah satunya dilakukan melalui pendidikan.
Menurutnya, jika para pejuang dahulu berjuang membebaskan bangsa dari penjajahan, maka generasi sekarang menghadapi tantangan berupa kebodohan, keterbatasan akses pendidikan, rendahnya literasi, kesenjangan digital, hingga perubahan teknologi yang begitu cepat.
“Ruang kelas adalah salah satu medan perjuangan baru dalam mengisi kemerdekaan,” tegas Feri.
Ia juga menyoroti peran guru di tengah perkembangan teknologi dan kecerdasan buatan (AI). Menurutnya, teknologi dapat memberikan informasi dan jawaban, tetapi guru tetap berperan membentuk karakter, pola pikir, serta kemampuan siswa membedakan fakta dan hoaks.
Feri berharap SMKN 1 Gandapura terus melahirkan generasi yang unggul secara akademik, berkarakter kuat, mampu bersaing secara global, namun tetap menjunjung identitas ke-Aceh-an dan ke-Indonesia-an.
“Memperbanyak zikir dan doa juga merupakan wujud syukur atas nikmat kedamaian dan kemerdekaan yang kita rasakan. Semoga kemerdekaan tidak hanya menghadirkan kebebasan lahiriah, tetapi juga ketenangan batin bagi kita semua,” demikian Kepsek Feri Irawan mengakhiri. [SR]

