SWIPE UP TO READ
BREAKING NEWS
  • KABAR 24
  • _Hukum
  • _Politik
  • _Parlementaria
  • _Internasional
  • _Nasional
  • _Ekbis
  • _Metropolitan
  • _Sport
  • _Pemerintah Aceh
  • _Index
  • KABAR Layanan Publik
  • _Info Publik
  • _Pelayanan Publik
  • _Pengumuman Resmi
  • KABAR Redaksi
  • _Redaksi
  • _Siber
  • _Kode Etik
  • _Iklan
  • INAPROC Katalog
  • _INAPROC Katalog Pariwara
  • _INAPROC Katalog Banner
  • _INAPROC Katalog Elektronik Iklan Online
Kabar Aceh

BARBEQUE

  • Home
  • Aceh
  • Ekbis
  • Hukum
  • Inforial
  • Nasional
  • Parlementaria
  • Politik
  • Beranda
  • Lhokseumawe
  • Parlementaria

Ratusan Siswa SMKN 1 Lhokseumawe Terancam Gagal SNBP 2025, Anggota Dewan Minta Kepala Sekolah Bertanggungjawab

  • Lebih kecil
  • Bawaan
  • Lebih besar
Bagikan:

LHOKSEUMAWE - Kota Lhokseumawe tengah diguncang isu pendidikan yang mengejutkan. SMK Negeri 1 Lhokseumawe diduga lalai dalam mendaftarkan siswa mereka ke Pangkalan Data Sekolah dan Siswa (PDSS), yang merupakan syarat utama untuk mengikuti Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2025. Akibatnya, ratusan siswa yang seharusnya berhak mengikuti seleksi ini kini menghadapi ketidakpastian mengenai masa depan akademik mereka.

Anggota DPRK Lhokseumawe, Sayed Fakhri, dengan tegas menyatakan keprihatinannya terhadap kelalaian tersebut. Ia menilai bahwa pihak sekolah, terutama kepala sekolah, harus bertanggung jawab penuh atas kejadian ini dan segera mencari solusi yang konkret. 

"Seharusnya kepala sekolah bertanggung jawab atas hal ini dan segera mencarikan solusi. Ini bukan masalah kecil, karena menyangkut masa depan ratusan siswa berprestasi," ujarnya pada Kamis, 6 Februari 2025.

Kelalaian Administrasi yang Merugikan Siswa

Politisi Partai Nanggroe Aceh itu mengungkapkan bahwa dirinya telah melakukan pengecekan langsung ke Kepala Cabang Dinas Pendidikan Kota Lhokseumawe, Supriadi, yang membenarkan kejadian tersebut. Dari hasil pengecekan itu, diketahui bahwa pihak sekolah terlambat mengirimkan data siswa ke PDSS, yang mengakibatkan siswa kehilangan kesempatan untuk mengikuti SNBP 2025.

Menanggapi permasalahan ini, Cabang Dinas Pendidikan Kota Lhokseumawe dikabarkan telah mengajukan permohonan kepada Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) untuk membuka kembali akses pengisian data PDSS, meskipun hanya untuk satu hari. "Saat ini mereka sedang mengupayakan langkah konkret untuk solusi permasalahan ini, kita doakan saja semoga ada solusi yang terbaik untuk hal ini," kata Sayed Fakhri.

Lebih lanjut, ia juga mengajak pihak terkait, termasuk anggota DPR RI yang membidangi pendidikan, untuk membantu menginstruksikan Kemendikdasmen agar memberikan kelonggaran bagi siswa SMKN 1 Lhokseumawe. Menurutnya, akses pendataan PDSS yang tertutup ini merupakan pukulan telak bagi siswa dan keluarganya yang telah berjuang keras untuk mendapatkan peluang pendidikan yang lebih baik.

Evaluasi Kinerja Pihak Sekolah

Selain menuntut solusi jangka pendek bagi siswa yang dirugikan, Sayed Fakhri juga meminta Dinas Pendidikan Aceh serta Cabang Dinas Pendidikan Kota Lhokseumawe untuk mengevaluasi kinerja Kepala SMKN 1. Menurutnya, kejadian ini harus menjadi pelajaran agar kesalahan serupa tidak terulang di masa depan, baik di sekolah tersebut maupun di sekolah-sekolah lainnya di Aceh.

"Agar hal serupa tidak terulang ke depan, baik di sekolah ini maupun di sekolah lain, harus ada evaluasi menyeluruh. Jangan sampai kelalaian administrasi merugikan ratusan siswa yang telah berjuang keras demi masa depan mereka," tegasnya.

Dampak Besar Bagi Masa Depan Siswa

Kelalaian ini tentu membawa dampak besar bagi siswa yang telah mempersiapkan diri untuk SNBP. Bagi mereka yang bergantung pada jalur prestasi untuk masuk perguruan tinggi negeri, kejadian ini menjadi pukulan telak. Jika akses PDSS tidak dibuka kembali, mereka terpaksa harus mengikuti jalur seleksi lain, yang mungkin lebih kompetitif dan tidak menjamin peluang yang sama seperti SNBP.

Seorang siswa yang tidak ingin disebutkan namanya mengungkapkan kekecewaannya, "Kami sudah belajar dan mempersiapkan diri dengan sungguh-sungguh. Mendengar bahwa kami tidak bisa ikut SNBP hanya karena kesalahan administrasi, itu sangat mengecewakan."

Para orang tua juga turut bereaksi atas kejadian ini. Salah satu wali murid, Rizal, mengaku kecewa dengan kelalaian pihak sekolah. "Anak kami sudah berusaha keras. Kami berharap pihak terkait bisa segera mencarikan solusi agar hak mereka tidak hilang begitu saja," ujarnya.

Harapan untuk Solusi Cepat

Saat ini, semua pihak menantikan keputusan dari Kemendikdasmen mengenai permohonan pembukaan kembali akses PDSS. Harapannya, siswa SMKN 1 Lhokseumawe tidak kehilangan kesempatan mereka hanya karena kelalaian administratif yang seharusnya bisa dicegah.

Kasus ini menjadi peringatan bagi semua institusi pendidikan untuk lebih teliti dalam menjalankan administrasi sekolah. Kesalahan kecil bisa berdampak besar, terutama ketika menyangkut masa depan generasi penerus bangsa. Semoga kejadian ini segera menemukan solusi terbaik demi kepentingan siswa yang telah berjuang keras untuk masa depan mereka. [Adv]
Tag:
  • Lhokseumawe
  • Parlementaria
Bagikan:
Berita Terkait
  • Ratusan Siswa SMKN 1 Lhokseumawe Terancam Gagal SNBP 2025, Anggota Dewan Minta Kepala Sekolah Bertanggungjawab
  • Ratusan Siswa SMKN 1 Lhokseumawe Terancam Gagal SNBP 2025, Anggota Dewan Minta Kepala Sekolah Bertanggungjawab
  • Ratusan Siswa SMKN 1 Lhokseumawe Terancam Gagal SNBP 2025, Anggota Dewan Minta Kepala Sekolah Bertanggungjawab
  • Ratusan Siswa SMKN 1 Lhokseumawe Terancam Gagal SNBP 2025, Anggota Dewan Minta Kepala Sekolah Bertanggungjawab
  • Ratusan Siswa SMKN 1 Lhokseumawe Terancam Gagal SNBP 2025, Anggota Dewan Minta Kepala Sekolah Bertanggungjawab
  • Ratusan Siswa SMKN 1 Lhokseumawe Terancam Gagal SNBP 2025, Anggota Dewan Minta Kepala Sekolah Bertanggungjawab
Berita Terbaru
  • Ratusan Siswa SMKN 1 Lhokseumawe Terancam Gagal SNBP 2025, Anggota Dewan Minta Kepala Sekolah Bertanggungjawab
  • Ratusan Siswa SMKN 1 Lhokseumawe Terancam Gagal SNBP 2025, Anggota Dewan Minta Kepala Sekolah Bertanggungjawab
  • Ratusan Siswa SMKN 1 Lhokseumawe Terancam Gagal SNBP 2025, Anggota Dewan Minta Kepala Sekolah Bertanggungjawab
  • Ratusan Siswa SMKN 1 Lhokseumawe Terancam Gagal SNBP 2025, Anggota Dewan Minta Kepala Sekolah Bertanggungjawab
  • Ratusan Siswa SMKN 1 Lhokseumawe Terancam Gagal SNBP 2025, Anggota Dewan Minta Kepala Sekolah Bertanggungjawab
  • Ratusan Siswa SMKN 1 Lhokseumawe Terancam Gagal SNBP 2025, Anggota Dewan Minta Kepala Sekolah Bertanggungjawab
Tampilkan lebih banyak
×
❤️

Traktir Kopi

Dukung Kabar Aceh • QRIS All Payment


Scan QRIS di bawah ini untuk berdonasi:

QRIS Donasi

🔒 Aman & Terenkripsi via QRIS


Designed by Kabar Aceh
Terpopuler
  • Karya Siswa SMKN 1 Gandapura Jadi Sorotan di Pameran UMKM HUT ke-27 Bireuen

  • Wabup Bireuen Razuardi Buka Rangkaian HUT ke- 27, Lestarikan Budaya dan Jaga Persaudaraan

  • Kapolres Bireuen Pimpin Langsung Pengamanan Kedatangan Logistik Pemilu 2024

  • Kapolres Bireuen Bawa Kue Ultah ke Batalyon 113 JS, Ucapkan Selamat HUT TNI ke- 81

  • Bukan Sekadar Bersih, SMKN 1 Gandapura Sabet Juara I UKS Bireuen 2026

KABAR Sponsor
Artikel Lainnya
Kabar Aceh
Kabar Aceh adalah situs web Berita, dan hiburan Anda. Kami memberi Anda berita dan informasi terbaru langsung Aceh.

Contact us: kabaracehsukses@gmail.com
  • Redaksi
  • Siber
  • Iklan/Advertorial
  • Kode Etik
  • Sitemap
  • Karir
  • About Us
Copyright © 2019 - , Kabar Aceh. All right reserved
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp kabaraceh.co