KABAR ACEH | Bireuen- Wakil Ketua Komisi I DPR Aceh, Rusyidi Mukhtar, S.Sos, mengalokasikan dana Pokok Pikiran (Pokir) senilai Rp1,5 miliar guna mendukung pembangunan dua masjid di Kecamatan Gandapura, Kabupaten Bireuen.
Dikatakan Politisi Partai Aceh itu, alokasi tersebut terbagi atas Rp1 miliar untuk Masjid Besar Taqwa Gandapura dan Rp500 Juta untuk Masjid Ar-Ridha Cot Tunong.
Komitmen itu disampaikan mantan Ketua DPRK Bireuen Rusyidi Mukhtar yang akrab disapa Ceulangiek dalam agenda buka puasa bersama, shalat Terawih dan Witir dengan para keuchiek dan tokoh masyarakat di Masjid Besar Taqwa Gandapura, Senin (23/2/2026) malam.
Dalam sambutannya, Ceulangiek, itu menegaskan, pengalokasian Pokir merupakan bagian dari tanggung jawabnya sebagai wakil rakyat untuk memperkuat sarana dan prasarana ibadah, sekaligus mendorong geliat aktivitas keagamaan serta sosial kemasyarakatan di daerah pemilihannya.
"Masjid bukan hanya tempat bersujud, tetapi juga pusat pembinaan umat, pendidikan keagamaan, dan ruang tumbuhnya solidaritas sosial. Dukungan ini diharapkan mampu mempercepat proses pembangunan agar manfaatnya segera dirasakan masyarakat," ujar Rusydi di hadapan jamaah.
Ia juga menekankan pentingnya pengelolaan anggaran secara transparan dan akuntabel sesuai ketentuan perundang-undangan, agar pembangunan berjalan tepat sasaran dan tepat waktu.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Imum Syiek Masjid Besar Taqwa Gandapura Abon Burhan, Wakil Ketua DPRK Bireuen Surya Dharma, SH, Ketua APDESI Kecamatan Gandapura Mauliadi, Ketua BKAD Rijalul Fadhli, serta sejumlah tokoh agama dan masyarakat setempat.
Perwakilan panitia pembangunan masjid menyampaikan apresiasi atas dukungan yang diberikan. Mereka berharap proses administrasi, pencairan, hingga realisasi anggaran dapat berjalan sesuai mekanisme, sehingga pembangunan dapat terus dilanjutkan dan ditargetkan rampung pada tahun anggaran 2026 ini.
Berdasarkan informasi yang diterima kabaraceh.co, dana Pokir tersebut akan difokuskan pada pembangunan pagar masjid, penyempurnaan struktur bangunan utama, serta fasilitas pendukung guna meningkatkan kenyamanan jamaah.
Masyarakat Gandapura pun menaruh harapan besar agar dukungan ini menjadi langkah percepatan penyelesaian dua rumah ibadah tersebut, sehingga dapat dimanfaatkan secara optimal, khususnya dalam menyambut Ramadhan dan berbagai agenda keagamaan di masa mendatang. [SR81]