Camat Gandapura Lantik 10 Pj Keuchik, Azmi: Jalankan Tupoksi dan Netralitas Pemilu 2024

Camat Gandapura Azmi, S.Ag saat menyerahkan SK kepada Pj Keuchik Cot Jabet Dahlan, usai pelantikan di Balai Desa setempat, Rabu (7/2/2024)
Prosesi Pelantikan 10 Pj Keuchik dalam Keuchik Kecamatan Gandapura oleh Camat Azmi, S.Ag, Rabu (7/2/2024)

KABAR ACEH | Bireuen- Camat Gandapura Azmi S.Ag atas nama Pj Bupati Bireuen Aulia Sofyan, Ph.D, melantik 10 penjabat (Pj) Keuchik secara serentak, berlangsung di Balai Desa kecamatan setempat, Bireuen, Rabu (7/2/2024).

Seremonial pengambilan sumpah jabatan dan pelantikan Pj Keuchik dari 10 Desa di Kemukiman Gandapura Timu, Gandapura Barat dan Buket Antara tersebut dihadiri seratusan undangan, unsur Muspika, Ketua Apdesi, Perangkat Desa, Tuha Peut dan Tokoh Masyarakat.

Kasi Pemerintahan Kecamatan Gandapura, Fadhli, saat membacakan Keputusan Bupati Bireuen, Nomor 141/50/2024 s.d 141/59/2024 tentang Pemberhentian Keuchik dan Pengesahan Penjabat Keuchik di 10 Desa tersebut, yakni  A Hamid Harun
sebagai Pj Keuchik Mon Jeureujak, Bukhari sebagai Pj Keuchik Blang Kubu, Dahlan sebagai Pj Keuchik Cot Jabet, dan Ghazali sebagai Pj Keuchik Paloh Kaye Kunyet.

Lalu, Muhammad Nazaruddin sebagai Pj Keuchik Paya Baro, Sayuti, S.HI sebagai Pj Keuchik Tanjong Mesjid, Nasruddin sebagai Pj Keuchik Ujong Bayu, Ramzi, S.Pt sebagai Pj Keuchik Geurugok, dan Sabri sebagai Pj Keuchik Lhok Mambang.

Diantara 10 orang Penjabat Keuchik yang dilantik, 8 diantaranya merupakan Sekretaris Desa yang berstatus PNS, 1 Staf Kantor Camat dan 1PNS asal desa setempat (Geurugok-red)

Mereka dilantik menggantikan keuchik definitif yang telah berakhir masa jabatan periode 2018-2024, sampai terpilihnya Keuchik Defenitif pada 2025 mendatang.

Camat Gandapura, Azmi, S.Ag dalam pidatonya usai pelantikan, menyebutkan, penjabat keuchik yang dilantik tersebut untuk menjalankan roda pemerintahan gampong
dengan baik dan menjalin komunikasi dengan Perangkat Gampong, Lembaga Tuha Peut, Lembaga Gampong, agar terciptanya keharmonisan gampong.

"Bangun komunikasi dan koordinasi dengan semua elemen dalam desa, baik dengan para perangkat, lembaga Tuha Peut, Lembaga Gampong lainnya, dan Pendamping Desa, PD dan PLD yang ditugaskan langsung Kementerian Desa PDTT untuk mendampingi desa," ujarnya.

Mantan Camat Makmur itu juga menambahkan, kepada Pj Keuchik untuk menjalin komunikasi dengan keuchik sebelumnya dan jangan segan-segan untuk meminta bantuan dalam mengambil kebijakan atau permasalahan desa.

"Jalin komunikasi yang baik dengan keuchik sebelumnya, dan jangan segan meminta bantuan bila diperlukan terkait pengambilan kebijakan atau permasalahan desa lainnya. Kepada mantan keuchik, 
sudi kiranya dapat membantu penjabat keuchik yang baru dilantik dalam menjalankan pemerintahan gampong, terutama dalam pengelolaan Dana Desa dan keuangan gampong," pinta Camat Azmi.

Ia juga kembali menegaskan, Pj Keuchik dan segenap aparatur gampong untuk bersikap netral pada Pemilu 2024 yang hari H pencoblosan tinggal menghitung hari pada 14 Februari, serta tugas utama yakni melahirkan keuchik defenitif di gampong masing- masing.

"Tugas utama Pj Keuchik, yakni melahirkan keuchik defenitif, mulai dari pembentukan P2K, pemilihan hingga pelantikan. Tentu ini harus menunggu pemberitahuan resmi nantinya dari kabupaten, kapan bisa dilaksanakan, mengingat sekarang sedang tahapan pemilu 2024, yang hari pencoblosan Legislatif dan Presiden/Wakil Presiden  tinggal menghitung hari pada 14 Februari mendatang. Disini kami meminta Keuchik, Pj Keuchik dan aparatur gampong se-Kecamatan Gandapura di 40 gampong, untuk dapat bersikap netral dan sama-sama menjaga agar tercipta pemilu damai, aman dan sejuk," pungkas Camat Gandapura Azmi. [SR]




Postingan Lama
Postingan Lebih Baru