Notification

×

Iklan

GA Adsense

Keuchik Surya Dharma Gelar Sosialisasi New Normal di Pantai Cemara Lingka Kuta

26 Jul 2022 | 23.44 WIB Last Updated 2022-07-29T02:30:48Z



KABAR ACEH | Bireuen-  Pemerintah  Desa Lingka Kuta Kecamatan Gandapura menggelar kegiatan Sosialisasi Adaptasi Kebiasaan Baru Desa Aman Covid-19. 

Sosialisasi yang dikenal dengan istilah New Normal tersebut berlangsung di lokasi wisata Pantai Cemara Desa setempat, Selasa (26/7/2022).

Sebelumnya, kegiatan serupa juga dilaksanakan oleh gampong gampong di kecamatan ujung timur perbatasan Bireuen ini, dengan jadwal pagi dan sore yang dimulai sejak awal Juli lalu.

Kegiatan yang bersumber dari salah satu prioritas penggunaan dana desa tahun 2022 selain Bantuan Langsung Tunai (BLT) dan Ketahanan Pangan tersebut dihadiri unsur Muspika, Perangkat Desa, Tokoh Masyarakat serta lima ratusan warga setempat yang memadati balai dan tenda acara.

Masyarakat Desa Lingka Kuta khususnya kini sudah menikmati sedikit kebebasan dalam menjalankan aktifitas seiring terbitnya aturan New Normal dari pemerintah beberapa waktu lalu.

Sementara yang dulunya diperketat dengan protokol kesehatan Covid-19 dikala wabah Virus Corona melanda negeri dan dunia, sungguh sangat berdampak pada perekonomian masyarakat dan penyekatan sosial atau dikenal Social Distancing dan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) sejak awal 2021.

Pada kesempatan itu, Keuchiek Gampong Lingka Kuta Surya Dharma, SH dalam sambutannya, mengungkapkan, terimakasih kepada pihak Muspika dan TPP P3MD Gandapura yang telah berhadir menjadi narasumber.

Ia sangat mengapresiasi kerja sama panitia pelaksana dan perangkat gampong serta dukungan dari segenap lapisan masyarakat yang turut menyukseskan kegiatan.

 
"Terimakasih kepada pihak Muspika, Camat, Danramil, Kapolsek, Kepala Puskesmas Gandapura, Pendamping Desa, perangkat desa, lembaga Tuha Peut, Tuha lapan, pemuda/ karang taruna serta masyarakat Lingka Kuta yang sangat antusias bekerja sama hingga terlaksana kegiatan ini dengan baik," ujar Keuchik Surya.

Pihaknya mengaku, sengaja mengambil tempat di lokasi wisata pantai, selain karena tempat terbuka dan suasana  lebih segar dengan  panorama pantai, juga sebagai promosi wisata pantai, yang merupakan bantuan langsung dari Kementerian Desa PDTT tahun 2021 lalu.

"Kita tidak menggelar sosialisasi di meunasah, karena kami memiliki lokasi wisata pantai yang fasilitas pendukung dibantu oleh Kemendes tahun 2021 lalu. Selain karena tempat lebih terbuka dan segar, juga ajang promosi untuk desa desa lain, instansi maupun komunitas yang ingin mengadakan kegiatan bersama," jelasnya.

"Kami welcome, bagi yang angin mengadakan kegiatan disini, silahkan, tentu dengan mematuhi ketentuan yang berlaku dan memperhatikan adat istiadat dan syariat Islam tentunya," tambah Keuchik Surya. [SR]



×
Berita Terbaru Update