Notification

×

Iklan

GA Adsense

SMKN 1 Gandapura Raih Dua Medali Perak LKS SMK se- Aceh 2021, Kepsek Mardiana: Apresiasi Siswa dan Guru

28 Agu 2021 | 14.12 WIB Last Updated 2021-08-28T11:50:41Z
Dua Peraih Medali Perak Lomba Auto Repair dan Livestock, LKS Tingkat Provinsi Aceh dari SMKN 1 Gandapura bersama Kacabdin Wilayah Kab.Bireuen Disdik Aceh, T Murtadha, S.Sos dan Guru Pembimbing Juwaini, ST dan Ismadi, SP, Banda Aceh (26/8/2021)


Syahrul Maulidi (kiri) dan rekannya Rifzan Fikran asal SMKN 1 Gandapura peraih medali perak lomba bidang Auto Body Repair LKS SMK Tingkat Provinsi Aceh 2021

KABAR ACEH - Bireuen- SMK Negeri 1 Gandapura Kabupaten Bireuen berhasil meraih dua medali perak atau juara II pada ajang Lomba Kompetensi Siswa (LKS) yang digelar Dinas Pendidikan Aceh sejak 23 hingga 26 Agustus 2021 di Banda Aceh dengan protokol kesehatan yang ketat.

SMK dalam Kabupaten Bireuen mendapatkan 7 medali juara, yakni, 1 Medali Emas, 5 Medali Perak atau Juara II dan 1 Medali Perunggu atau Juara III pada lomba tahunan terebut.

Gelar Juara II bidang Lomba Auto Body Repair diraih Syahrul Maulidi dan Livestock Technology oleh Elvira Sepriantini Nasution dari SMKN 1 Gandapura, sedangkan SMK lain di Bireuen, SMKN 1 Bireuen, Fathurrahman berhasil meraih medali emas juara I bidang lomba Refigeration and Air Conditioning, medali perak atau juara II, lomba Plumbing and Heating diraih Saiful Amri dari SMKN 1 Bireuen, lomba Fashion Technology diraih Aulia Meutia dari SMKN 1 Peusangan, lomba Network System Administration diraih Denis Arsyatya dari SMKN 1 Bireuen dan medali perunggu atau juara III lomba Cabinet Making diraih Muhammad Rizy Aulia juga dari SMKN 1 Bireuen.

Keberhasilan itu diapresiasi Kepala SMK Negeri 1 Gandapura Dra Mardiana, M.Pd, menyebutkan, ini merupakan prestasi yang patut dibanggakan dan menjadi motivasi khususnya untuk anak didik kami selaku peserta lomba untuk dapat berusaha keras lagi.

"Kami apresiasi kepada anak kami yang telah mengharumkan nama sekolah, berhasil meraih dua gelar Juara II pada lomba LKS Tingkat Provinsi Aceh. Juga kepada guru pembimbing yang telah mendampingi siswa selama ini dalam latihan dan persiapan mengikuti lomba beberapa waktu lalu," ujar Kepsek Mardiana, saat dijumpai kabaraceh.co di ruang kerjanya, Sabtu (28/8/2021).

"Kami berharap kedepan peserta lomba bisa belajar dan latihan lebih giat lagi, agar mendapat prestasi yang lebih baik lagi, juara satu tentunya," pinta Mardiana.

Guru pendamping peserta lomba sekolah setempat, Junaidi, ST menambahkan, LKS kali ini persaingan ketat pada lomba bidang Auto Mobile Technology, yang diikuti 19 peserta dari SMK se- Provinsi Aceh.

"Kami raih juara II Auto Body Repair ini merupakan prestasi untuk menambah motivasi belajar anak didik kami, Rifzan Fikran dan Syahrul Maulidin sudah  berusaha maksimal, namun keberuntungan Juara I belum berpihak pada kami. Semoga tahun depan menjadi yang terbaik," ungkap Junaidi 

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Drs. Alhudri, MM menyampaikan pentingnya program pembelajaran yang unggul serta dukungan sarana dan prasarana yang memadai untuk melatih kemampuan siswa agar dapat berprestasi di tingkat nasional maupun internasional.


"Kepada para pemangku kepentingan untuk tidak terkesan asal-asalan dalam mengusulkan program dan kebutuhan di sekolah. Jangan asal copy paste setiap tahunnya. Jangan dianggarkan sesuatu yang tidak dapat dimanfaatkan dan berlebihan," tagasnya saat menutup LKS SMK Tingkat Provinsi Aceh Tahun 2021 tersebut, Kamis, (26/8) di Banda Aceh.

Pada kegiatan LKS tingkat Provinsi Aceh tahun 2021, perwakilan Kota Banda Aceh berhasil menjadi juara umum, dengan torehan 14 medali emas, 4 medali perak dan 4 medali perunggu.

Untuk bidang SMK, lanjutnya, kebutuhan yang diusulkan harus mempertimbangkan kekhususan jurusan yang diajarkan, agar usulan tersebut dapat bermanfaat dan layak digunakan oleh guru dan siswa pada saat proses pembelajaran.


"Anak-anak Aceh semua hebat, tinggal kita asah kemampuan mereka sesuai dengan skill yang sudah ada pada dirinya. Saya sudah melihat dan berdiskusi langsung dengan dewan juri. Kemampuan anak-anak Aceh tidak diragukan lagi dan mampu bersaing dengan siswa-siswi lain di Indonesia," ungkapnya.


Alhudri berharap dengan adanya Lomba Kompetensi Siswa (LKS) akan dapat menguatkan karakter dan kepribadian siswa. Tidak hanya termotivasi untuk mau dan percaya diri, tetapi menjadi pribadi yang santun, tegas, berbudi luhur, dan berakhlak mulia.

Berikut 30 siswa-siswi yang akan mewakili Aceh pada LKS tingkat nasional tahun 2021, dilaksanakan pada 24 hingga 30 Oktober 2021 mendatang secara Daring di Jakarta.


A. Kelompok Konstruksi, Teknologi Bangunan dan Agribisnis :

1. Teknik Pemasangan Batu Bata (Ahmad Zulmi Ardhani dari SMKN 1 Gunung Meriah)

2. Teknik Instalasi Kelistrikan (Shandi Febri Winata dari SMKN 2 Langsa)

3. Pembuatan Kabinet (Rizky Malana dari SMKN 2 Banda Aceh)

4. Teknik Pemasangan Tegel Keramik Dinding dan Lantai (M. Jeskin Namuska dari SMKN 2 Karang Baru)

5. Lanskap dan Pertamanan (Noval Ardiansyah dan Deni Hariyadi dari SMKN 1 Karang Baru)

6. Pemasangan Instalasi Pipa Air dan Pemanas (M. Andika Saputra dari SMKN 2 Banda Aceh)

7. Teknik Tata Udara dan Pendingin (Fathurahman dari SMKN 1 Bireuen)

8. Teknologi Peternakan (Tengku Raisya Zahara dari SMK PP N Saree)


B. Kelompok Seni Kreatif & Fashion :

1. Teknologi Mode (Amalia Humairah dari SMKN 3 Banda Aceh)

2. Teknologi Desain Grafis (Syahrul Ramadhan dari SMKN 1 Lhokseumawe)


C. Kelompok Teknologi Informasi & Komunikasi :

1. Teknologi Informasi Piranti Lunak untuk Bisnis (Farhan Aulianda dari SMKN 5 Banda Aceh)

2. Teknologi Informasi Sistem Administrasi Jaringan (Rifki Sani dari SMKN 1 Banda Aceh)

3. Komputasi Awan (Ziadir Rizaq dari SMKN 5 Langsa)

4. Teknik Desain Laman (M. Arkan Haris dari SMKN 1 Banda Aceh)

5. Pemasaran Daring (Najwa Nahara Beautiful dari SMKN 1 Banda Aceh)


D. Kelompok Teknologi Manufaktur dan Rekayasa :

1. Elektronika (Gilang Ramadhan dari SMKN 2 Langsa)

2. Sistim Kendali Industri (Muhammad Lufi dari SMKN 2 Karang Baru)

3. Pengelasan (Muhammad Ikhsan dari SMKN 1 Darul Kamal)

4. Farmasi (Ghina Khamisna dari SMK Farmasi Cut Mutia)


E. Kelompok Pariwisata & Layanan Sosial dan Individual :

1. Tata Kecantikan/ Terapi Kecantikan (Vena Murtini dari SMKN 3 Banda Aceh)

2. Kulineri (Sultan Muammar Juana dari SMKN 3 Banda Aceh)

3. Hotel Resepsionis (William Oktavian dari SMKN 3 Banda Aceh)

4. Pelayanan Restoran (Indarhe Kidung Takiskara dari SMKN 3 Banda Aceh)

5. Teknologi Pengolahan Pangan (Yossi Yosmien Ranni dari SMK PP N Saree)

6. Industri Pariwisata (Elpa Aprilini dari SMKN 1 Banda Aceh)

7. Penataan Rambut (Only Sister dari SMKN 1 Kutacane)

F. Kelompok Transportasi :

1. Teknik Perbaikan Body Mobile (Reval Tri Herlambang dari SMKN 2 Karang Baru)

2. Teknologi Otomotif Mobil (Rizki Firmansyah dari SMKN 1 Gunung Meriah)

3. Nautika (Teuku Fathurrahman dari SMKN 6 Lhokseumawe)

4. Teknik Perawatan dan Perbaikan Sepeda Motor (Wahyu Fernando dari SMKN 2 Karang Baru). [SR]
×
Berita Terbaru Update