Notification

×

Iklan

GA Adsense

Direktur RSUTP Abdya: Pelayanan Rumah Sakit Sudah Normal, Masyarakat Jangan Takut Berobat

25 Agu 2020 | 15.45 WIB Last Updated 2020-10-25T23:53:12Z
Direktur RSUTP Abdya dr. Ismail Muhammad, SpB/ Foto: acehekpres



KABAR ACEH | Blangpidie - Manajemen Rumah Sakit Umum Tgk. Peukan Kabupaten Aceh Barat Daya (RSUTP Abdya) mengajak masyarakat untuk tidak takut datang berobat ke rumah sakit. 

Pasalnya, mulai sejak tanggal 18 Agustus 2020 lalu sampai dengan sekarang, pelayanan RSUTP Abdya sudah kembali normal seperti biasanya.

Hal itu disampaikan Direktur RSUTP Abdya dr. Ismail Muhammad, SpB kepada kabaraceh.co, Selasa (25/08/2020), menyusul ditutupnya sementara sebagian ruang pelayanan RSUTP selama dua pekan lalu (3 -16 Agustus 2020), akibat adanya pembentukan klaster baru covid-19 di rumah sakit tersebut.

Sehingga, ia mengatakan masyarakat jangan takut datang berobat karena rumah sakit bukanlah sarang virus corona.

"Rumah sakit kita bukan sarang virus corona, jadi masyarakat tidak perlu takut berobat, karena pelayanan di rumah sakit Tgk. Peukan saat ini sudah kembali normal, seperti biasa" ungkap Ismuha

Direktur RSUTP yang akrab dipanggil dr. Ismuha itu, menjelaskan mulai tanggal 18 Agustus lalu sampai sekarang pelayanan di RSUTP telah kembali normal dan melakukan full pelayanan terhadap pasien.

Menurutnya rumah sakit sudah mulai tampak ramai dikunjungi pengunjung yang berobat.

Sejak penutupan RSUTP selama 14 hari kerja lalu, ia juga mengatakan bahwa dalam kurun waktu tersebut pihaknya mengaku telah melakukan sterilisasi terhadap ruang-ruang pelayanan medis yang ada di rumah sakit. 

Seperti, sebutnya, ruang IGD, ruang rawat inap, ruang poli, ruang tunggu pasien poli, ruang manajemen dan staf, serta ruangan lainnya yang berhubungan dengan pelayanan pasien.

"Semua ruangan-ruangan di RSUTP sudah kita sterilkan, jadi Insyaallah ruang-ruang itu sudah bersih dari virus," ujarnya

Lebih lanjut, ia mengatakan tindakan mensterilkan ruangan itu diambil sebagai upaya pihak manajemen rumah sakit untuk menghilangkan dan memutus mata rantai penyebaran covid-19 dalam ruang lingkup rumah sakit.

"Alhamdulillah, selama 14 hari lalu RSUTP tutup, semua SDM rumah sakit sudah kita kerahkan untuk mensterilkan ruang-ruang pelayanan, jadi saya himbau masyarakat tidak perlu takut berobat, Insyaallah rumah sakit kita aman dan bersih dari virus corona," cetusnya lagi

Akan tetapi, sambungnya, semua langkah yang sudah diambil itu, tentunya juga harus ada dukungan dari pihak masyarakat.

Dia berharap kepada masyarakat agar lebih meningkatkan kesadaran dalam mematuhi protokol kesehatan yang sudah ditetapkan oleh pihak rumah sakit.

"SDM yang bertugas di rumah sakit semuanya kita perintahkan untuk mengikuti prokes "(protokol kesehatan)", terutama dalam melayani pasien, akan tetapi kami juga meminta kesadaran masyarakat juga ikut mematuhi prokes yang telah ditetapkan," jelasnya

Misalnya, Ia menyebutkan setiap pengunjung rumah sakit baik pasien, maupun keluarga pasien, dan tamu wajib harus memakai masker, social distancing (jaga jarak), mencuci tangan dan tidak membawa anak-anak ke rumah sakit, serta juga tidak merokok dilingkungan rumah sakit.

Hal tersebut, apalagi terangnya, juga sudah diperkuat oleh surat edaran Bupati Abdya tentang protokol kesehatan di ruang lingkup lingkungan rumah sakit, salah satu diantaranya pengunjung tidak boleh membawa anak-anak, kecuali anak tersebut merupakan pasien.

"Olek karena itu sekali lagi kami selaku pihak manajemen RSUTP mengajak masyarakat ketika memasuki kawasan rumah sakit wajib pakai masker, jangan bawa anak-anak, dan siapa pun kami meminta tolong jangan merokok di area lingkungan rumah sakit," ajak Ismuha. [SS]
×
Berita Terbaru Update