KABAR ACEH | Bireuen- Kapolres Bireuen AKBP Yulhendri, S.H., S.I.K., S.Psi., M.I.K., memimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Kepolisian Kewilayahan dengan sandi “Operasi Patuh Seulawah 2026” yang berlangsung di Lapangan Hijau 97 Wira Pratama, Mapolres Bireuen, Senin (26/10/2026) pagi.
Apel gelar pasukan tersebut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), instansi terkait, serta diikuti personel TNI dari Kodim 0111/Bireuen, Subdenpom IM/1-1 Bireuen, jajaran Polres Bireuen, Satpol PP, Dinas Perhubungan, Basarnas, Dinas Kesehatan, dan Radio Antar Penduduk Indonesia (RAPI).
Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk pengecekan kesiapan personel, sarana dan prasarana pendukung, sekaligus memperkuat koordinasi serta sinergitas lintas instansi guna memastikan pelaksanaan operasi berjalan optimal.
Dalam kesempatan tersebut, Kapolres Bireuen membacakan amanat Kapolda Aceh yang menyampaikan bahwa Polda Aceh beserta Polres/Polresta jajaran, didukung instansi terkait, melaksanakan Operasi Patuh Seulawah 2026 secara serentak selama 14 hari, terhitung mulai 26 Oktober hingga 8 November 2026 di seluruh wilayah Provinsi Aceh.
Operasi tahun ini mengusung tema “Polisi Bersama Masyarakat Mewujudkan Lalu Lintas yang Tertib, Aman, dan Berkeselamatan di Provinsi Aceh.”
Tema tersebut menegaskan bahwa keberhasilan operasi tidak hanya ditentukan oleh kehadiran personel kepolisian di lapangan, tetapi juga melalui peningkatan kesadaran, kepatuhan, serta partisipasi aktif masyarakat dalam membangun budaya tertib berlalu lintas.
“Melalui operasi ini, saya berharap seluruh personel dapat meningkatkan kesiapsiagaan, mengoptimalkan pelayanan kepada masyarakat, serta memberikan edukasi kepada para pengguna jalan agar senantiasa mematuhi peraturan dan mengutamakan keselamatan,” demikian amanat Kapolda Aceh yang dibacakan Kapolres Bireuen.
Lebih lanjut, AKBP Yulhendri menyampaikan bahwa pelaksanaan Operasi Patuh Seulawah 2026 mengedepankan langkah preemtif dan preventif, disertai penegakan hukum secara humanis, profesional, dan terukur terhadap berbagai pelanggaran lalu lintas yang berpotensi menimbulkan kecelakaan.
“Operasi ini bukan semata-mata untuk melakukan penindakan terhadap pelanggar, tetapi lebih kepada membangun kesadaran masyarakat agar senantiasa tertib berlalu lintas. Keselamatan di jalan raya merupakan tanggung jawab kita bersama,” ujar AKBP Yulhendri.
Kapolres Bireuen juga mengimbau seluruh pengguna jalan agar selalu mematuhi peraturan lalu lintas, menggunakan helm berstandar SNI, memakai sabuk keselamatan, tidak menggunakan telepon genggam saat berkendara, tidak melawan arus, serta menghindari berbagai bentuk pelanggaran yang dapat membahayakan keselamatan diri sendiri maupun orang lain.
Selain itu, seluruh personel yang terlibat dalam operasi diingatkan untuk melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab, mengedepankan pendekatan persuasif dan humanis, serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Melalui Operasi Patuh Seulawah 2026, Polres Bireuen berharap dapat meningkatkan kesadaran dan kedisiplinan masyarakat dalam berlalu lintas, menekan angka pelanggaran serta kecelakaan, sekaligus mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) di wilayah Kabupaten Bireuen.
“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama mendukung Operasi Patuh Seulawah 2026. Jadikan keselamatan sebagai kebutuhan dan tertib berlalu lintas sebagai budaya dalam kehidupan sehari-hari,” pungkas Kapolres Bireuen. []

