| Kasat Reskrim Polres Bireuen AKP Dedy Miswar, S.Sos., M.H |
KABAR ACEH | Bireuen- Duka menyelimuti Kabupaten Bireuen setelah terungkap fakta di balik meninggalnya dua remaja asal Simpang Mamplam yang sebelumnya ditemukan di saluran pembuangan air di Desa Meunasah Baro, Kecamatan Peudada, pada Minggu (19/4/2026) lalu.
Awalnya, penemuan dua remaja tanpa identitas tersebut diduga sebagai akibat kecelakaan tunggal. Namun, seiring berjalannya penyelidikan, fakta yang terungkap justru jauh dari dugaan semula.
Kepolisian Resor Bireuen melalui Unit PPA, Tim Opsnal Satreskrim, dan Tim Opsnal Satintelkam berhasil mengungkap bahwa kematian kedua remaja tersebut bukanlah murni kecelakaan, melainkan mengandung unsur tindak pidana.
Kapolres Bireuen AKBP Tuschad Cipta Herdani, S.I.K., M.Med., Kom., melalui Kasat Reskrim AKP Dedy Miswar, S.Sos., M.H., didampingi Kanit PPA Ipda Hery DR, S.Sos., pada Jumat (23/4/2026), menjelaskan bahwa sejak awal pihaknya telah menaruh kecurigaan setelah melakukan olah tempat kejadian perkara dan mengamati kondisi korban.
“Alhamdulillah, kami berhasil mengungkap penyebab utama meninggalnya dua remaja tersebut. Awalnya kejadian ini tampak seperti kecelakaan tunggal, namun setelah dilakukan penyelidikan mendalam, ditemukan adanya unsur pidana sehingga kami terus melakukan pengembangan,” ujar AKP Dedy.
Dari hasil penyelidikan lanjutan, polisi berhasil mengamankan para pelaku. Dua remaja, MN (18) warga Jangka dan MY (17) warga Peusangan, telah ditetapkan sebagai pelaku utama. Sementara satu remaja lainnya, Z (17) warga Jeumpa, turut dimintai keterangan karena berada di lokasi saat kejadian.
Berdasarkan keterangan para pelaku, peristiwa tragis itu bermula saat korban yang sedang dalam perjalanan pulang menggunakan sepeda motor dipanggil oleh para pelaku, namun tidak dihiraukan. Pelaku kemudian menyerempet dan menendang sepeda motor korban hingga terjatuh ke dalam parit. Bahkan, salah satu pelaku sempat melakukan pemukulan sebelum akhirnya mereka melarikan diri.
Kini, para pelaku beserta barang bukti berupa dua senjata tajam dan satu unit sepeda motor telah diamankan di Mapolres Bireuen untuk proses hukum lebih lanjut oleh Unit PPA Satreskrim.
AKP Dedy Miswar menyampaikan keprihatinan mendalam atas peristiwa tersebut. Ia juga mengimbau para orang tua untuk lebih meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak, khususnya remaja laki-laki, agar kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang. [SR81]