| HRD bersama rombongan meninjau jalan yang putus di Gampong Babah Suak, Kec. Kuta Blang, Kab Bireuen, Aceh/ foto: for kabaraceh.co, Jum'at 2 Januari 2026 |
![]() |
| Alat berat langsung dikerahkan untuk mengerjakan tanggul sehingga banjir tidak mamasuki perkampungan warga, Jum'at 2 Januari 2025 |
KABAR ACEH | Bireuen - Banjir bandang dan longsor yang terjadi di Aceh, Sumut dan Sumbar, masih menyisakan berbagai masalah. Banyak jalan putus, jembatan dan tanggul sungai yang jebol, serta ribuan rumah penduduk rusak berat.
Namun ditengah bencana alam tersebut, respon cepat ditunjukkan Anggota Komisi V DPR RI Fraksi PKB, H Ruslan Daud (HRD), bersama pejabat Kementerian Pekerjaan Umum (PU), turun langsung meninjau lokasi dan memperbaiki sejumlah ruas jalan putus. Seperti di Desa Babah Suak, Kecamatan Kutablang, Kabupaten Bireuen, Jum'at (2/1/2026).
Begitu juga di Desa Ujong Blang, Kecamatan Kuta Blang, Desa Pante Lhoong Kecamatan Peusangan dan beberapa desa di Kecamatan Juli, serta Peusangan Selatan dan Peusangan Siblah Krueng, serta di Kecamatan Gandapura, Bireuen, Aceh.
Langkah tersebut dilakukan guna mencegah potensi banjir susulan yang mengancam permukiman warga. Di lokasi, HRD bersama relawannya dan para pejabat Kementerian PU melihat langsung kondisi jalan yang terputus serta titik rawan di permukiman penduduk, yang jaraknya hanya sekitar 30 meter dari aliran Krueng Peusangan. Jika hujan deras kembali turun, air sungai dikhawatirkan meluap dan masuk ke perkampungan warga.
Furqan, warga Babah Suak yang ikut mendampingi rombongan, menyebutkan, penanganan awal dilakukan dengan menurunkan lima unit alat berat.
"Alhamdulillah, respons dari Pak HRD sangat cepat. Ini sudah lama kami tunggu untuk penanganannya," ujar Furqan yang didampingi kepala desa dan warga lainnya.
Dia juga menyayangkan lambannya penanganan dari pemerintah Kabupaten Bireuen. Menurutnya, warga sudah lama berharap perbaikan, namun belum kunjung terealisasi.
"Kami sangat menanti perbaikan dari pemerintah daerah, tapi tidak kunjung datang, alhamdulillah dengan kehadiran pak HRD, harapan warga kami kini terkabulkan," ujar Furqan.
Saat tiba di Meunasah Babah Suak, HRD berbaur dengan masyarakat. Sejumlah warga, terutama kaum ibu, tampak terharu bahkan menangis saat HRD menyampaikan komitmennya memperbaiki tanggul dan jalan yang putus. "Setelah shalat Jumat, langsung dikerjakan," ujar HRD di hadapan warga dan kenyataan sudah dua hari ini alat berat bekerja di Desa Babah Suak.
Keresahan warga selama ini sangat mendalam. Mereka mengaku sulit tidur setiap kali hujan turun dan harus berjaga siang malam. "Kalau hujan, jantung kami dag dig dug. Terima kasih atas kunjungan Pak HRD dan Pak Surya Dharma Wakil Ketua DPRK Bireuen serta Nanda Rizka (Abi Nanda) selaku dari Fraksi PKB DPRK Bireuen, semoga desa kami segera membaik," ucap Furqan.
Selain menangani jalan putus, Kementerian PU bersama pihak PT. Adhi Karya juga membersihkan permukiman warga yang terdampak banjir dan lumpur tebal.
"Terima kasih sudah membersihkan rumah dan lingkungan gampong kami dari dampak banjir ini," ucap Linda warga Babah Suak lainnya.
Apresiasi warga terus mengalir atas langkah cepat HRD yang dinilai mampu meredakan kegelisahan masyarakat setiap kali hujan turun. [SR81]


