SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
BREAKING NEWS
  • KABAR Kategori
  • _Hukum
  • _Politik
  • _Parlementaria
  • _Inforial
  • _Nasional
  • _Ekbis
  • _News
  • _Sport
  • _Pemerintah Aceh
  • _Index
  • KABAR Daerah
  • _Lhokseumawe
  • _Aceh Utara
  • _Bireuen
  • _Banda Aceh
  • _Pidie
  • _Simeulue
  • KABAR Redaksi
  • _Redaksi
  • _Siber
  • _Kode Etik
  • _Iklan
  • _INAPROC Katalog Pariwara
  • _INAPROC Katalog Banner
  • _INAPROC Katalog Elektronik Iklan Online
  • KABAR Layanan
  • _For Your Business
  • _Pasang Mata
Kabar Aceh

BARBEQUE

  • Home
  • Hukum
  • Politik
  • Parlementaria
  • Inforial
  • Nasional
  • Ekbis
  • News
  • Sport
  • Beranda
  • Hukum

Pelecehan Seksual Dua Anak Kandung, Jaksa Tuntut ZA 90 Bulan Penjara

  • Lebih kecil
  • Bawaan
  • Lebih besar
Bagikan:
Terdakwa ZA (tengah rompi orange) dikawal pegawai Kejari, usai menjalani sidang pembacaan tuntutan oleh JPU Kejari Bireuen, Senin (1/7/2024)


KABAR ACEH | Bireuen-Jaksa Penuntut Umum (JPU) pada Kejaksaan Negeri Bireuen membacakan Tuntutan Pidana terhadap Terdakwa ZA dalam Tindak Pidana Pelecehan Seksual, bertempat di Mahkamah Syariah Bireuen, Senin (1/7/2024).

Dalam tuntutannya JPU Kejari Bireuen menuntut Terdakwa ZA terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan Tindak Pidana Pelecehan Seksual terhadap kedua anaknya dan telah melanggar Pasal 47 dan Pasal 46 Qanun Aceh Nomor 6 Tahun 2014 tentang Hukum Jinayat, oleh karena itu JPU pada Kejaksaan Negeri Bireuen menuntut Terdakwa ZA dengan Hukuman Pidana selama 90 (sembilan puluh) bulan Penjara .

Kejari Bireuen Munawal Hadi, SH, MH, melalui Kasi Inteligen Abdi Fikri, SH, MH kepada wartawan, menyebutkan, perkara pelecehan seksual tersebut terjadi, pada Jum'at 23 Februari 2024 sekira pukul 00.30 WIB bertempat di rumah ZA di Dusun Damai Desa Pante Pisang, Kecamatan Peusangan, Kabupaten Bireuen pada saat Terdakwa sedang tidur bersama dengan saksi S yang merupakan anak kandungnya dan anak A (10 tahun) di rumah terdakwa.


"Terdakwa ZA memaksa S untuk tidur disampingnya, namun S tetap menolak. Kemudian ia berdiri dan tidur disamping S dan langsung memeluk dan mencium pipi serta dahi S, dan S menepis tangan ZA dari tubuhnya, namun ZA masih tetap memeluk S seraya memegang dan meraba kedua payudara S dari luar baju," ungkap Kajari.

"Selanjutnya ZA langsung naik ke atas tubuh S dan menarik tangannya dan meletakkan tangan S ke kemaluannya , namun S langsung melawan dengan menarik tangan dan mendorong tubuh ZA dari atas tubuhnya. Lalu terdakwa emosi dan memaki S dengan bahasa kotor," tambahnya.

Lanjutnya, pada Minggu 25 Februari 2024 sekira pukul 02.00 WIB bertempat di rumah ZA sedang tidur bersama dengan Anak Korban (10) yang merupakan anak kandung ZA bersama anak kandung lainnya. Korban merasakan ZA memegang dan menggesek-gesekkan sesuatu di dalam kemaluan korban, lalu Anak merasakan tangan ZA  yang berada di dalam celana dalamnya. Kemudian ZA menggesekkan jari tangannya di dalam kemaluan Anak sehingga korban merasa sangat ketakutan dan langsung berpindah posisi tempat tidur menjauhi ZA.

Akibat dari kejadian itu, akhirnya terdakwa ZA dilaporkan ke pihak berwajib oleh para korban yang merupakan anak kandungnya sendiri.

Setelah tuntutan dibacakan oleh JPU Terdakwa ZA melalui Penasihat Hukumnya Afrizal, S.H menyatakan akan membuat Pembelaan (Pledoi) secara tertulis pada agenda sidang berikutnya.

Selanjutnya sidang ditunda dan akan dilanjutkan kembali pada Senin 8 Juli 2024 mendatang dengan agenda pembacaan Pembelaan (Pledoi) dari terdakwa ZA. [SR]
Tag:
  • Hukum
Bagikan:
Berita Terkait
  • Pelecehan Seksual Dua Anak Kandung, Jaksa Tuntut ZA 90 Bulan Penjara
  • Pelecehan Seksual Dua Anak Kandung, Jaksa Tuntut ZA 90 Bulan Penjara
  • Pelecehan Seksual Dua Anak Kandung, Jaksa Tuntut ZA 90 Bulan Penjara
  • Pelecehan Seksual Dua Anak Kandung, Jaksa Tuntut ZA 90 Bulan Penjara
  • Pelecehan Seksual Dua Anak Kandung, Jaksa Tuntut ZA 90 Bulan Penjara
  • Pelecehan Seksual Dua Anak Kandung, Jaksa Tuntut ZA 90 Bulan Penjara
Berita Terbaru
  • Pelecehan Seksual Dua Anak Kandung, Jaksa Tuntut ZA 90 Bulan Penjara
  • Pelecehan Seksual Dua Anak Kandung, Jaksa Tuntut ZA 90 Bulan Penjara
  • Pelecehan Seksual Dua Anak Kandung, Jaksa Tuntut ZA 90 Bulan Penjara
  • Pelecehan Seksual Dua Anak Kandung, Jaksa Tuntut ZA 90 Bulan Penjara
  • Pelecehan Seksual Dua Anak Kandung, Jaksa Tuntut ZA 90 Bulan Penjara
  • Pelecehan Seksual Dua Anak Kandung, Jaksa Tuntut ZA 90 Bulan Penjara
Tampilkan lebih banyak




Designed by Kabar Aceh
Terpopuler
  • DPRK Bireuen Sidak Gudang Bantuan Bencana di BPBD dan Dinsos, Surya Dharma: Harus Segera Disalurkan

  • Polemik Sidak Gudang Bantuan Korban Bencana, Pernyataan Ketua DPRK Bireuen Dinilai Melemahkan Fungsi Pengawasan DPR

  • Petugas BPBD dan Damkar Demo DPRK Bireuen, Tuntut Kesejahteraan dan Perlengkapan Alat Kerja

  • Sidak Gudang Bantuan Bencana Picu Gejolak, BPBD Bireuen Geruduk Kantor DPRK

  • Ramadhan dan Idul Fitri Kian Dekat, Surya Dharma: Pemkab Bireuen Diminta Tak Andalkan Huntap yang Lamban

KABAR Sponsor
Artikel Lainnya
Ad
Ad
Kabar Aceh
Kabar Aceh adalah situs web Berita, dan hiburan Anda. Kami memberi Anda berita dan informasi terbaru langsung Aceh.

Contact us: kabaraceh.id@gmail.com
  • Redaksi
  • Siber
  • Iklan/Advertorial
  • Kode Etik
  • Sitemap
  • Karir
Copyright © 2019 - , Kabar Aceh. All right reserved