Seorang Pengungsi Rohingya Hamil Ditengah Keadaan Darurat di Kuala Lapang Gandapura

Kepala UPTD Puskesmas Gandapura Bukhari,SKM dan kolase pengungsi Rohingya di Balai Nelayan Desa Lapang Barat Kec.Gandapura Kab.Bireuen, Senin (20/11/2023)
Pengungsi Rohingya saat antri maka siang di Balai Nelayan Desa Lapang Barat Gandapura, Senin (20/11/2023)


KABAR ACEH | Bireuen- Seorang pengungsi Etnis Rohingya dinyatakan positif hamil, di tempat penampungan sementara di Balai Nelayan Desa Lapang Barat Kecamatan Gandapura Kabupaten Bireuen, Senin (20/11/2023).

Hal itu terungkap setelah tim medis Puskesmas Gandapura mengecek kesehatan para pengungsi yang berjumlah 256 orang, mayoritas perempuan dan anak kecil serta pria remaja dan dewasa tersebut setelah mendarat di sejumlah desa pesisir kawasan pantai Gandapura pada Minggu (19/11) sekira pukul 01.20 WIB dini hari.

Kepala UPTD Puskesmas Gandapura, Bukhari, SKM, kepada kabaraceh.co, Senin (20/11), mengatakan, pihaknya sejak kemarin sudah melakukan pemeriksaan kesehatan terdapat para pengungsi Rohingya dan telah diberikan obat- obatnya bagi yang sakit.

"Para pengungsi telah dicek kesehatan sejak kemarin, ada yang sakit kepala, demam dan mengalami pegal- pegal terutama yang sudah lanjut usia, ada yang gatal gatal dan sudah diberikan obat. Apalagi mereka sudah lama duduk dikapal, barangkali tidak sesuai dengan kapasitas," ujarnya.

"Tadi ada informasi dari petugas kami,  salah satu pengungsi ada yang hamil, usia kandungan sudah 7 (tujuh) bulan, dan sudah diberi obat dan vitamin agar kandungannya aman," terang Bukhari 

Ia juga menambahkan, terkait stok obat, dipastikan cukup untuk mengobati ratusan pengungsi saat ini, bila pun bertahan dilokasi, pihaknya siap mengobati.

"Insya Allah untuk stok obat cukup, bila para pengungsi tetap bertahan disini, kami siap melayani pengobatan," pungkas Kapus Gandapura Bukhari. [SR]
Postingan Lama
Postingan Lebih Baru