Dinas Pangan Ajak Warga Konsumsi Pangan Lokal Pengganti Nasi

Foto : PxHere

Plt Kadis Pangan Aceh, Surya Rayendra  melalui Seksi Pengembangan PanganLokal Zatul Fudhla Pangan lokal, mengajak masyarakat di Aceh untuk mengkonsumsi pangan lokal yang bisa menjadi sumber karbohidrat pengganti nasi.

Ia menjelaskan, bahwa makanan yang dikonsumsi oleh masyarakat setempat selama ini sesuai potensi dan kearifan lokal. Padahal menurutnya tidak sedikit makanan pengganti nasi yang tidak kalah kandungan gizinya., Beragam potensi pangan lokal layak dicoba karena tidak hanya mengenyangkan seperti nasi, namun kandungan gizinya juga tidak kalah dari nasi. Bahkan, beberapa pangan lokal memiliki keunggulan sehingga layak menjadi makanan pengganti nasi. 

Adapun beberapa kegunaan mengkonsumsi pangan lokal, diantaranya, pangan lokal memiliki peran sangat penting dalam konstruksi sistem pangan nasional. Yakni Pertama, pangan lokal sebagai sumber keragaman bahan pangan untuk pencapaian ketahanan pangan dan gizi keluarga; Kedua, berbagai jenis makanan lokal yang merupakan hasil kreativitas budaya dan kearifan lokal meningkatkan ketersediaan beragam makanan yang bergizi. 
 

Misalnya, komposisi pangan dalam makanan pempek, gudeg, dan Bubur Manado mengandung sumber energi dan protein asal nabati dan hewani. Ketiga, panganlokal dapat menjadi katup pengaman dalam menjaga pasokan pangan bagikeluarga petani di pedesaan pada saat terjadi guncangan (shock) terhadap ketersediaan pangan.

" Jadi, usaha pangan lokal berpotensi sebagai pencipta kesempatan kerja dan tambahan pendapatan rumah tangga, serta penggerak ekonomi daerah. Hasil akhirnya, ketahanan pangan dan gizi keluarga dapat menjadi lebih baik, karena jenis danberagamnya pangan lokal yang ada di Indonesia," jelasnya, Rabu (28/9). 

Adapun Berbagai Jenis Pangan Lokal di Indonesia sebagai pengganti nasi, diantaranya yaitu :Ubi kayu/ Garut, Sukun, Jagung, Sagu, Kentang, Ubi jalar, Talas, Ganyong , Pisang. [Adv]
Postingan Lama
Postingan Lebih Baru