Notification

×

Iklan

GA Adsense

HRD Minta Menhub Aktifkan Kembali Bandara SIM Aceh untuk Jalur Internasional

7 Jun 2022 | 23.29 WIB Last Updated 2022-06-08T07:39:09Z

KABAR ACEH | Jakarta- Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda (SIM) Blang Bintang, Aceh Besar, Provinsi Aceh, hingga saat ini belum dibuka untuk penerbangan internasional, dikecualikan untuk Jamaah Haji dan Umrah. 

Kondisi tersebut kini semakin viral di negeri Serambi Mekkah. Sementara masyarakat Aceh sangat berharap agar Bandara SIM dapat dibuka kembali untuk umum sebagai jalur internasional.

Dibukanya jalur internasional di SIM, tentunya akan meningkatkan perekonomian masyarakat di ujung barat Pulau Sumatera ini. 

Hal tersebut diungkapkan H Ruslan M Daud (HRD) Anggota Komisi V DPR RI Daerah Pemilihan (Dapil) II Aceh, dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Menteri Perhubungan RI, Budi Karya Sumadi, di Ruang Rapat Komisi V DPR RI Senayan Jakarta, Selasa (7/6/2022).

H Ruslan Daud yang akrab disapa HRD, menambahkan, saat ini izin penerbangan ke luar negeri melalui Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda, seolah-olah Menteri Perhubungan yang menghambatnya.

"Hal ini perlu diluruskan oleh pak Menteri, karena sudah selayaknya dan sewajarnya Bandara SIM Aceh, dibuka kembali untuk penerbangan internasional," harap Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).

Bupati Bireuen periode 2012-2017 ini juga mengatakan, berdasarkan data dan informasi yang diperolehnya, saat ini Covid-19 di Aceh sudah level 1 seperti provinsi lainnya di Indonesia.

"Harapan masyarakat Aceh, tolong pak Menteri Perhubungan untuk berkoordinasi dengan Tim Satgas Covid-19, supaya Bandara SIM bisa segera dibuka kembali untuk jalur internasional seperti sebelum Covid-19," harap HRD. 

Lanjut Anggota Fraksi PKB ini, begitu juga kepada maskapai lainnya yang ingin membuka jalur penerbangan ke Bandara SIM juga dapat diberikan izin terbang ke Aceh. 

"Kita juga mengharapkan kepada Pak Menteri dapat memberikan izin kepada maskapai yang ingin membuka jalur penerbangan ke Aceh, jangan hanya dimonopoli oleh beberapa maskapai saja," tegas HRD. 

Jika banyak maskapai yang terbang ke Aceh, masyarakat pun banyak pilihan untuk bepergian di dalam maupun luar negeri. Persaingan harga tiket pesawat pun makin banyak dan otomatis murah, serta memudahkan bagi masyarakat Aceh. 

"Yang lebih penting lagi, dengan banyaknya penerbangan ke Aceh, baik domestik maupun internasional, ekonomi masyarakat akan meningkat," pungkas HRD.

Menanggapi hal itu, Menteri Perhubungan RI, Budi Karya Sumadi menjelaskan, dirinya mengaku siap berkoordinasi dengan Tim Satgas Covid-19 dan instansi terkait lainnya terkait permintaan HRD yang mewakili rakyat Aceh untuk membuka kembali jalur penerbangan internasional melalui Bandara SIM Aceh. [SR]
×
Berita Terbaru Update