Notification

×

Iklan

GA Adsense

Ditresnarkoba Polda Aceh Gelar Pemusnahan Barang bukti Narkotika

24 Mar 2020 | 18.15 WIB Last Updated 2020-08-09T03:29:49Z
KABAR ACEH | Banda Aceh- Ditresnarkoba Polda Aceh menggelar pemusnahan barang bukti narkotika hasil Operasi Antik Rencong I 2020, di halaman belakang Mapolda Aceh, Selasa (24/3/2020) pagi. 

Barang bukti narkotika yang dimusnahkan tersebut meliputi ganja kering sebanyak 1.072,9 kg (1 ton), sabu sebanyak 41.296,41 gram (41 kg), ekstasi sebanyak 2.644 butir dan pohon ganja sebanyak 1.041 batang. 

Hadir dalam kegiatan tersebut Kapolda Aceh Irjen Pol. Drs. Wahyu Widada, M. Phil, Kepala BNNP Aceh, Kasdam IM, Ketua DPRA, Kakanwil Kemenkumham Aceh, Kepala Kejaksaan, tokoh agama dan para undangan lainnya.

Selain itu dari Polda Acehn juga hadir Wakapolda, Irwasda, Para Pejabat Utama termasuk Dirresnarkoba, dan Personel Polda Aceh lainnya. 

Prosesi pemusnahan barang bukti narkoba tersebut langsung dipimpin Kapolda Aceh bersama sejumlah Pejabat dan Unsur Forkopimda Aceh. 

Barang bukti narkotika sabu dan ekstasi dimusnahkan dengan cara dimasukkan ke dalam alat yang berupa mesin Icinerator. 

Sedangkan barang bukti jenis ganja (ganja kering dan pohon ganja) dimusnahkan dengan cara dibakar. 

Dalam kegiatan itu Kapolda Aceh dalam sambutan diantaranya menyampaikan bahwa Pemerintah sudah menyatakan perang terhadap narkoba. 

Dikatakan Kapolda Aceh Irjen Pol Wahyu Widada, "Aceh merupakan pintu masuk utama narkoba ke Indonesia, selain jalur timur Sumut dan Riau. Untuk itu penanganan narkoba tidak bisa hanya dilakukan aparat, tetapi peran semua pihak, termasuk ulama yang dapat memberi tausiyah untuk generasi muda," terangnya.

Ia melanjutkan, "Mari kita singkirkan pelan-pelan dengan tanaman lain yang memberi nilai positif dan mari bersama-sama kita berkolaborasi serta pintar memiliki teman sehingga kehidupan kita jauh dari pengaruh narkoba," harap Kapolda. [REL/SR].


×
Berita Terbaru Update