Notification

×

Iklan

GA Adsense

Dua Unit Kios Warga Desa Cot Puuk Gandapura Hangus Terbakar

12 Feb 2020 | 14.34 WIB Last Updated 2020-08-09T10:33:19Z



KABAR ACEH.co | Bireuen- Musibah kebakaran menghanguskan 2 (dua) unit kios kontruksi kayu beserta isinya, di jalan Medan- Banda Aceh km.236 Dusun Balee Kalut Gampong Cot Puuk Kecamatan Gandapura, Bireuen, pada Rabu (12/2/2020) sekira pukul 02:10 WIB dini hari.
Kepala Dinas Sosial Bireuen, Drs Murdani kepada wartawan, Rabu (12/2) pagi menjelaskan, kios terbakar itu milik M Kamal dan Abdullah yang  disewa oleh korban Jafar (35) dengan tanggungan 3 jiwa, yakni istrinya Jumiati (27) dan dua anaknya Azam (8) dan Alifa (4).
Sedangkan 1 (satu) kios lagi yang disewakan Muhammad Zaki (38) warga setempat dengan tanggungan empat jiwa yaitu istrinya Almunadia (30) dan tiga anaknya Musyaraf (8), Ariqa Maisyarah (4) dan Zia Haibunim yang masih berusia 1 tahun.
Hal itu disampaikan Murdani, berdasarkan laporan pengendali posko Tagana Dinsos Bireuen, yang menceritakan kronologis kejadian dimana kondisi kedua kios pemiliknya sedang tidak berada ditempat. Kebakaran itu berawal ketika dilihat oleh warga yang tinggal dibelakang kios, dan kobaran api semakin membesar, lalu secepatnya menghubungi pemilik kios serta meminta pertolongan petugas pemadam kebakaran di pos pembantu Damkar Kutablang.
"Mendapat informasi tersebut, sesaat kemudian petugas pos pembantu Kutablang langsung meluncur ke lokasi, dibantu Damkar Krueng Mane dari Kabupaten Aceh Utara. Namun upaya penyelamatan tidak sempat dilakukan karena api dengan cepat menghanguskan kedua bangunan kios berkontruksi kayu serta isi barang dagangan," sebut Kadis.
"Penyebab pasti kebakaran dua kios berukuran 4×6 meter milik warga desa Cot Puuk itu belum diketahui, dan tidak ada korban dalam peristiwa tersebut," ungkap Murdani.
Hingga berita ditayangkan, di lokasi kejadian sudah terpasang garis polisi (police line), nampak barang dagangan dan peralatan kios yang sudah hangus terbakar dan belum bisa ditaksir jumlah kerugian materi yang dialami para korban. [SR]

×
Berita Terbaru Update