Notification

×

Iklan

GA Adsense

DPC APDESI Bireuen Dilantik, ini Pesan Plt Bupati Muzakkar A Gani

27 Feb 2020 | 00.47 WIB Last Updated 2020-08-09T10:27:49Z


KABAR ACEH.co | Bireuen- Pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Bireuen, periode 2020-2025, Rabu (26/2/2020) dilantik dan dikukuhkan di halaman Meuligoe Bupati Bireuen.

APDESI yang merupakan Induk organisasi pemerintahan gampong ini, berkomposisi para Keuchik dan Sekdes  dari berbagai desa di wilayah kabupaten Bireuen, sebagai wadah berhimpunnya para perangkat desa yang memiliki tujuan untuk mendukung pembangunan di seluruh pelosok desa, demi kepentingan masyarakat luas dalam laju tumbuh kembangnya pembangunan daerah.

Ketua DPC APDESI Bireuen, Bahrul Fazal M.Puteh dalam sambutannya usai ceremoni pelantikan tersebut mengharapkan dukungan dari berbagai pihak, agar lembaga formal ini mampu berperan mendorong percepatan pembangunan di Kabupaten Bireuen, demi terwujudnya gampong mandiri.


Dikatakannya, guna membangun kekompakan dan koordinasi antar pemerintah gampong, serta untuk membangun komunikasi yang baik dengan seluruh perangkat desa di 609 gampong, APDESI Bireuen berkomitmen menggelar pertemuan rutin, guna membahas kendala-kendala yang dihadapi setiap pemerintahan gampong, agar memperoleh solusi tepat dan bermanfaat bagi masyarakat.

"Kami juga berharap, para pendamping program pemerintah dari Kementrian, turut serta membangun komunikasi yang produktif dengan DPC APDESI Bireuen. Baik tingkat kabupaten maupun kecamatan, agar dapat mensinergikan tujuan membangun desa," terangnya.

Pada kesempatan yang sama, Ketua DPD APDESI Aceh, Mukhsalmina menyampaikan harapannya, agar lembaga ini di Kabupaten Bireuen dapat terus eksis dalam membantu program pemerintah pusat, dalam menyukseskan UUDesa. Terutama, dengan menjaga solidaritas antar pemerintah gampong, serta melahirkan inovasi yang berarti bagi pembangunan.



Selain itu, APDESI diharapkan mampu berperan dalam mensinergikan rencana pembangunan kabupaten dan desa. Jika seluruh pemerintah gampong yang jumlahnya 609 desa yang ada di Bireuen dapat menjaga kekompakan demi mencapai tujuan bersama. Maka potensi ini akan menjadi suatu kekuatan besar untuk membangun kesejahteraan rakyat.

Lebih lanjut Mukhsalmina menambahkan, APDESI harus mampu mendorong gampong- gampong, agar menghidupkan lembaga peradilan adat. Khususnya untuk menangani ragam persoalan dan perselisihan masyarakat, dengan sistem tatakelola konflik sesuai kearifan lokal. Disamping itu, menjaga nilai-nilai keagamaan, serta memberi perhatian khusus terhadap pembinaan pendidikan Islam, sebagai tanggungjawab menjaga agama Allah," harapnya.

Sementara itu, Plt Bupati Bireuen, Dr H Muzakkar A Gani, SH, M.Si dalam arahannya menuturkan, "APDESI merupakan ujung tombak pembangunan di tingkat gampong. Sehingga, harus menjadi pengayom masyarakat untuk mewujudkan gampong mandiri,"



Ia berharap, dengan dilantikannya DPC APDESI ini, diharapkan dapat menjadi mitra pemerintah daerah yang sinergi, serta mampu mempersatukan semua unsur pemerintahan gampong. Mulai Keuchik, Sekdes (Keurani Gampong), Kepala Seksi (Kasi), Kaur (Keurani Cut) dan Petua Dusun, agar senantiasa berada dalam satu payung APDESI.

"Siapapun pengurus APDESI, kita minta mampu merangkul satu sama lain serta menghindari konflik," pesan Muzakkar.

Ia menegaskan, saat ini pemerintah gampong telah diberi tanggung jawab besar, seiring dialokasinya anggaran atau dana desa yang diatur mekanisme. Maka, semua wajib dikelola sesuai aturan berdasarkan arah kebijakan pembangunan, mulai tingkat pusat, provinsi, kabupaten hingga gampong dengan mengutamakan kepentingan masyarakat.

"Sesuai rencana kebijakan pembangunan di Kabupaten Bireuen, tambah Muzakkar, "kita perlu sama-sama saling mendukung upaya meningkatkan ekonomi rakyat. Agar tingkat pengangguran dapat diturunkan, serta dapat mengurangi angka kemiskinan. Ini patut jadi perhatian dan fokus untuk dilaksanakan," pungkas Plt Bupati Bireuen. [SR]
×
Berita Terbaru Update