Notification

×

Iklan

GA Adsense

Anggota DPRA Dukung Menteri Luhut Audit HGU Seluruh Perusahaan Sawit di Aceh

26 Mei 2022 | 19.57 WIB Last Updated 2022-06-08T07:39:12Z

BANDA ACEH – Setelah ditunjuk Presiden Jokowi untuk mengurus minyak goreng, Menko Kemaritiman dan Investasi (Marves) Luhut Binsar Pandjaitan, bakal melakukan audit terhadap perusahaan sawit yang beroperasi di Indonesia.  

Dimana, Luhut bakal memastikan industri sawit berkantor di Indonesia, bukan di luar negeri. Bahkan, dirinya akan menyelesaikan persoalan tersebut hingga ke hulu. 

Menanggapi hal tersebut, anggota Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) dari Fraksi Partai Aceh Tarmizi, SP mendukung penuh rencana Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan untuk melakukan audit kepada seluruh industri sawit di indonesia mulai dari Luas Kebun, HGU (Hak Guna Usaha), dan HPL (Hak Pengelolaan). 

Menurut Tarmizi, kalau seluruh perusahaan sawit di Aceh perlu dilakukan audit HGU nya, serta luas kebunnya. Sebab, sebagian besar perusahaan asal-asalan saat menentukan titik koordinat awal atau batas HGU dengan kebun rakyat, juga dengan kampung. 

"Bahkan ada kampung masuk dalam area HGU termasuk kuburan umum dan rumah-rumah masyarakat," kata Tarmizi, Kamis (26/5). 

Tarmizi menyebutkan, saat ini masyarakat tidak lagi punya lahan untuk berkebun, karena lahan yang ada justru diklaim milik perusahaan. Contohnya, PT ASN, PT PAAL dan PT MOPOLI di Aceh Barat.

"PT ASN di Gampong Alue Batee Kecamatan Arongan Lambalek mengklaim kebun masyarakat HGU PT sejak tahun 1999. Sedangkan menurut Keuchik Ismail yang menjadi Keuchik sejak tahun 1993 mengaku belum pernah ada pemberitahuan bahwa lahan masyarakat masuk area HGU sejak tahun 1999. Pemberitahuannya justru baru sekarang," sebut Tarmizi. 

Tarmizi khawatir, jika tidak segera diselesaikan persoalan tersebut ditakutkan akan terjadi hal-hal yang tidak diharapkan. Sehingga, oleh karena itu pemerintah harus hadir jangan malah menyepelekan persoalan tersebut. 

"Pemerintah jangan diam, jangan sepelekan masalah ini, sebab masalah ini sebenarnya besar. Dan dengan adanya audit terhadap perusahaan sawit atau HGU, kita meminta HGU di Aceh diaudit semuanya," tutupnya. [Adv]
×
Berita Terbaru Update