Notification

×

Iklan

GA Adsense

Migor Curah, Pedagang Jual ke Konsumen Rp 15.500/Kg

20 Mar 2022 | 19.18 WIB Last Updated 2022-03-23T10:26:47Z


LANGSA - Wakil Walikota Langsa Marzuki Hamid dan Kadis Perindagkop dan UKM Kota Langsa Mahlil SH melakukan peninjauan terhadap distribusi minyak goreng curah di pasar tradisional di dalam wilayah Kota Langsa, Minggu (20/03/2022).

"Kegiatan hari ini mengecek distribusi dan harga minyak goreng curah di pasar, terlebih menjelang memasuki bulan Ramadhan," ujar Mahlil.

Menurutnya, untuk harga saat ini belum stabil, para pedagang disejumlah pasar tradisional menjual minyak goreng kepada konsumen Rp.15.500/Kg.

"Semoga seiring waktu harga migor bisa stabil apalagi menjelang dan pada bulan Ramadhan, migor sangat dibutuhkan masyarakat," tutup Mahlil. 

Sementara di Kuala Simpang, Minyak goreng curah maupun kemasan sudah banyak ditemui baik di toko ritel dan pasar-pasar tradisional di Kabupaten Aceh Tamiang.

"Langka sudah enggak, mahal aja. Minyak goreng curah masih Rp15.000 per liter, harusnya kan Rp11.500 per liter," kata Kepala Bidang Perdagangan Dinas Koperasi, UKM dan Perindustrian Kabupaten Aceh Tamiang Erma Hastiani di Aceh Tamiang.

Dia menyatakan harga eceran tertinggi (HET) minyak goreng tidak terpenuhi, masih banyak ditemukan pedagang menjual di atas HET. "Minyak makan sudah ada barang, harga yang belum normal," ujarnya.

Menurut Erma Hastiani Kabupaten Aceh Tamiang hari ini akan mendapat pasokan minyak goreng curah berapa pun permintaan akan diantar. Namun pihak dinas masih kesulitan mencari siapa (pedagang) yang mau.

"Karena harganya Rp10.500 per kilogram, kemudian dia (pedagang) harus jual Rp11.500 per kilogram. Kalau untuk wilayah Kota Kuala Simpang diantar ke tempat. Artinya tidak ada biaya transportasi, jadi dia harus jual sesuai Rp11.500. Tapi kami belum berhasil ini cari siapa yang mau," sebut Erma Hastiani.

Pengiriman minyak goreng curah ini mendapat subsidi biaya transportasi dari pihak pemasok bekerja sama dengan Disperindag Aceh, sehingga berapa sanggupnya akan dipasok. Bagi pihak pengusaha yang berminat dapat menghubungi pegawai dinas perdagangan Aceh Tamiang.

"Jadi berapa sanggup yang bayar minyak akan dikirim, karena kan cash. Makanya sebenarnya harus cari grosir, kita kan tidak punya distributor," tutur Erma.

Sementara untuk penjualan minyak goreng kemasan juga sudah banyak tersedia di ritel-ritel seperti Indomaret dan Alfamart. "Ada ritel yang ada, ada juga kosong. Tapi lumayan lah sudah masuk sekali kali. [Adv]
×
Berita Terbaru Update